Harga Gabah di Bali Naik 2,90%

Antara    •    Rabu, 05 Aug 2015 11:30 WIB
harga gabah
Harga Gabah di Bali Naik 2,90%
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Metrotvnews.com, Denpasar: Harga Gabah Kering Panen (GKP) pada tingkat petani di Bali pada Juli 2015 mengalami kenaikan sebanyak 2,90 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya atau tepatnya pada Juni 2015.

"Demikian juga harga gabah di tingkat penggilingan naik sebanyak 3,12 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Panusunan Siregar, di Denpasar, Rabu (5/8/2015), seraya menambahkan bahwa harga gabah tersebut jauh di atas Harga Patokan Pemerintah (HPP) yakni di tingkat petani sebesar Rp4.281 per kilogram (kg) dan ditingkat penggilingan Rp4.349 per kg.

Transaksi gabah kering panen tertinggi di tingkat petani terjadi di Kabupaten Karangasem sebesar Rp4.874 per kg untuk varietas Ciherang. Sedangkan harga terendah terjadi di Kabupaten Badung yakni Rp3.915 per kg untuk varietas Ciherang.

Panasunan Siregar menambahkan, produksi padi di Bali berdasarkan angka ramalan (Aram) di 2015 diperkirakan 861.321 ton Gabah Kering Giling (GKG), naik sebanyak 3.377 ton atau 0,39 persen dibanding produksi di 2014. Kenaikan terjadi karena meningkatnya produktivitas persatuan hektare (ha) sebesar 0,85 kuintal per ha (1,41 persen), meski luas panen turun 1.419 ha (0,99 persen).

Produksi padi selama 2014 tercatat 857.944 ton GKG, menurun 24.148 ton atau 2,74 persen dibanding 2013. Sedangkan 2015 diperkirakan akan mengalami kenaikan produksi pada subround II yakni pada Mei-Agustus sebesar 34.932 ton GKG atau 13,53 persen. 

"Peningkatan produksi padi juga akan terjadi pada  subround III (September-Desember) sebesar 28.141 ton GKG atau 9,30 persen. Sementara pada  subround I (Januari-April mengalami penurunan sebesar 59.696 ton GKG atau 20,09 persen," pungkas Panasunan Siregar.



(ABD)