Nilai Impor Bali Turun 58,99%

Antara    •    Rabu, 05 Aug 2015 11:34 WIB
impor
Nilai Impor Bali Turun 58,99%
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Dewi Fajriani)

Metrotvnews.com, Denpasar: Bali mengimpor berbagai jenis mesin dan komponen alat produksi mencapai USD66,63 juta selama semester I-2015 atau mengalami penurunan sebanyak 58,99 persen dibanding semester yang sama di tahun sebelumnya sebesar USD162,47 juta.

"Meskipun impor itu besar nilainya, namun jauh lebih kecil dibandingkan dengan nilai ekspor Bali pada semester yang sama mencapai USD253,39 juta,"  kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Panusunan Siregar, di Denpasar, Rabu (5/8/2015).

Ia mengatakan, khusus pada Juni 2015 nilai impor itu mencapai USD9,34 juta  meningkat sebanyak 17,48 persen dibanding  bulan yang sama di tahun sebelumnya sebesar USD7,95 juta. Namun, jika dibandingkan dengan Mei 2015, menurun sebanyak 5,56 persen karena bulan itu mengimpor seharga USD9,89 juta.

Panasunan Siregar menjelaskan, Bali sebagai daerah tujuan wisata utama di Indonesia mengimpor mesin-mesin dan aneka jenis barang produksi untuk diolah lebih lanjut menjadi barang dan aneka jenis cinderamata yang siap diekspor kembali ke pasaran luar negeri yang mampu memberikan nilai tambah jauh lebih besar.

Impor alat produksi itu dinilai jauh lebih baik dan menguntungkan dibandingkan dengan mendatangkan bahan makanan atau minuman untuk memenuhi kebutuhan konsumen, yang hanya menghabiskan devisa.


(ABD)