Pertimbangan Jaksa Tuntut Christopher 2,5 Tahun Bui

Deny Irwanto    •    Rabu, 05 Aug 2015 14:02 WIB
tabrakan outlander
Pertimbangan Jaksa Tuntut Christopher 2,5 Tahun Bui
Christopher Daniel Sjarief mendengarkan keterangan saksi korban pada sidang lanjutan kasus kecelakaan lalu lintas di Arteri Pondok Indah, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, (28/5/2015). Foto: Barry Fathahilah/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Jaksa Penuntut Umum meminta majelis hakim memenjarakan Christopher Daniel Sjarief dua tahun enam bulan penjara. Jaksa juga menuntut Christopher membayar denda Rp10 juta subsidair satu bulan penjara.

Tuntutan itu dengan mempertimbangan beberapa aspek. Yang memberatkan adalah insiden tersebut mengakibatkan empat nyawa pengguna jalan melayang.  

"Hal-hal yang menjadi pertimbangan kami dalam mengajukan penuntutan ini. Hal-hal yang memberatkan yakni perbuatan terdakwa mengakibatkan korban meninggal dunia sebanyak empat orang dan korban luka sebanyak empat orang," ujar JPU Agus Kurniawan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2015).

Sementara itu, JPU menyatakan pertimbangan yang meringankan Christoper adalah sudah meminta maaf serta mengakui kesalahannya. Selain itu, pria berusia 23 tahun itu juga sudah bertanggungjawab dan memberi santunan kepada korban luka dan keluarga korban tewas. 

"Hal-hal yang meringankan terdakwa, melalui keluarga telah bertanggung jawab dan meminta maaf kepada keluarga korban dan memberikan santunan kepada keluarga korban. Yang kedua terdakwa mengakui perbuatannya, menyesali perbuatannya, dan berjanji tidak mengulangi lagi. Ketiga terdakwa bersikap sopan dalam persidangan dan belum pernah dihukum," beber Agus.

Sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Made Sutrisna tersebut kembali akan dilanjutkan pada Selasa, 11 Agustus dengan agenda pembelaan (pledoi).

Christopher, ugal-ugalan mengemudikan Mitsubishi Outlander Sport milik temannya, Selasa 5 Mei malam. Mobil SUV putih yang dikendarai pemuda berusia 23 tahun ini kemudian menabrak pengendara motor di Jalan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Empat orang tewas dalam kecelakaan maut itu. Beberapa orang lainnya terluka.

Chritopher ditangkap Polda Metro Jaya. Pengadilan memutuskan dia berstatus tahanan kota. Namun demikian, Christopher tetap harus melaporkan diri secara rutin dan wajib mengikuti semua tahapan persidangan yang sudah dijadwalkan.

Christopher didakwa melanggar Pasal 310 dan 311 UU tentang Lalu Lintas. Christopher terancam penjara minimal lima tahun akibat perbuatannya yang merenggut nyawa empat orang saat mobil Mitsubishi Outlander yang dikendarainya menabrak motor dan mobil pada Januari 2015.



(KRI)