Tingkatkan Kualitas Lulusan SMK, EVERCOSS Adakan Inisiatif DNA

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 05 Aug 2015 14:06 WIB
evercoss
Tingkatkan Kualitas Lulusan SMK, EVERCOSS Adakan Inisiatif DNA
Inisiatif DNA dari EVERCOSS bertujuan meningkatkan kualitas lulusan SMK.

Metrotvnews.com, Jakarta: Meski di Indonesia terdapat lebih dari 11.000 SMK, tetapi EVERCOSS merasa bahwa para lulusan SMK masih belum memiliki kualitas yang dituntut oleh industri sekarang ini. Karena itulah, EVERCOSS menggaet Meruvian, sebuah yayasan pendidikan, untuk mengadakan Inisiatif DNA. DNA sendiri merupakan kepanjangan dari Device alias perangkat, Network, jaringan dan Application, aplikasi.

Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK Indonesia. Melalui Inisiatif DNA ini, EVERCOSS, bersama dengan Meruvian, akan memberikan pelatihan pada guru dan murid SMK mengenai berbagai hal yang menyangkut DNA.

Ricky Tanudibrata, Chief Marketing Officer EVERCOSS menjelaskan bahwa saat ini, telah terdapat 6 SMK yang menjadi bagian inisiatif EVERCOSS ini. "Nantinya, kami harap kami akan dapat membantu 400 SMK," kata Ricky. Empat ratus SMK ini tersebar di 4 daerah, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatera, dengan 100 SMK di masing-masing daerah.

Dalam tahap pertama dari inisiatif ini, EVERCOSS akan memberikan pelatihan intensif pada guru-guru SMK selama satu minggu. Setelah mengikuti pelatihan tersebut, para guru-guru tersebut akan mendapatkan sertifikat dari EVERCOSS dan Meruvian. Setelah itu, pihak EVERCOSS akan bekerja sama dengan pihak SMK untuk mengintegrasikan materi mengenai DNA dari EVERCOSS untuk dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan. Materi ini akan diajarkan pada murid selama 2 semester.

Lalu, para guru yang telah mendapatkan sertifikat tersebut akan mengajarkan pelajaran yang mereka telah dapatkan ke para murid. Proses ini akan diawasi oleh EVERCOSS dan Meruvian. Sama seperti para guru, para murid yang lulus juga akan mendapatkan sertifikat. "Dengan inisiatif ini, para lulusan SMK memiliki peluang untuk bekerja di EVERCOSS atau operator telekomunikasi," kata Ricky.

Dalam kurikulum yang dibuat oleh EVERCOSS, materi menyangkut Device akan membahas hal-hal seputar perangkat keras dari feature phone, smartphone dan tablet yang telah disediakan oleh EVERCOSS. Untuk ini, EVERCOSS telah menyiapkan kurang lebih 90.000 unit ponsel yang akan dihibahkan secara bertahap untuk SMK yang ikut dalam Inisiatif DNA ini. Selain itu, para murid juga akan diajari cara untuk melakukan bongkar pasang, perakitan ulang dan juga cara memperbaiki produk yang disediakan oleh EVERCOSS. Dengan begitu, diharapkan mereka nantinya akan dapat bekerja di service center.

Sementara untuk kurikulum Network, EVERCOSS bekerja sama dengan sebuah operator di Indonesia untuk mengajarkan murid-murid SMK mengenai jaringan telekomunikasi. Sayangnya, pihak EVERCOSS tidak menyebutkan siapa operator tersebut.

Dalam Application, para murid akan diajarkan bahasa pemrograman Java dan HTML5. Meruvian juga akan mengajarkan cara untuk membuat konten untuk Android, termasuk cara penggunaan software untuk Android seperti HotKnot dan SmartAccess.


(ABE)