Program Buying Mission Indonesia Capai USD64,5 Juta

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 05 Aug 2015 15:34 WIB
kementerian perdagangan
Program <i>Buying Mission</i> Indonesia Capai USD64,5 Juta
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional mencatat, total transaksi kumulatif pada program buying mission selama periode Januari-Agustus 2015 berhasil mencetak angka USD64,5 juta.

Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Ari Satria mengatakan, pencapaian tersebut naik secara signifikan. Bahkan telah melewati kontrak pembelian di 2014 lalu.

"Pencapaian program buying mission sebesar USD64,5 juta pada periode Januari-Agustus 2015 ini cukup spektakuler. Jauh melewati kontrak pembelian yang diperoleh di 2014 yang bernilai USD48,9 juta," ujarnya, di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (5/8/2015).

Dirinya menambahkan, keberhasilan tersebut berkat kerja keras Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotin Center (ITPC) sebagai perwakilan RI di luar negeri yang membantu program buying mission sejak diluncurkan di 2014.

Sementara itu, masih menurit Ari, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional memasang target kenaikan buying mission mencapai 300 persen pada 2019. "Target di 2019, (naik) 300 persen," pungkas dia.


(ABD)