Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Bom Ikan di Makassar

Fajar Thalib    •    Rabu, 05 Aug 2015 15:10 WIB
ledakan bom
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Bom Ikan di Makassar
Ledakan di Perumahan Puri Pattene Permai, Blok C 3 nomor 11, Makassar . Foto: Twitter/@jalanankota

Metrotvnews.com, Makassar: Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menetapkan tiga tersangka dalam kasus ledakan bom ikan di Perumahan Puri Pattene Permai, Blok C 3 Nomor 11, Kecamatan Biringkanayya, Makassar. Ledakan menewaskan dua wanita: Ramlah dan Saniah.

Ketiga tersangka dituduh sebagai penyalur bom rakitan kepada nelayan. Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, ketiga tersangka adalah suami Ramlah, satu di antara dua korban tewas, dan dua anaknya.

Menurut Frans, ketiganya terbukti membantu Ramlah mendistribusi bom rakitan ke sejumlah nelayan di Makassar. "Dari hasil olah TKP sementara, polisi menemukan sejumlah bahan dan alat bom rakitan, di antaranya detonator dan bahan peledak lainnya, serta alat untuk merakit bom ikan," ujar Frans, Rabu (5/8/2015).

Ledakan terjadi di rumah Ramlah, Senin (3/8/2015). Hari ketiga pascaledakan, tim Laboratorium Forensik dan Inavis Polda Sulsel masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti penyebab ledakan.

Selain itu, dari keterangan sembilan saksi, rumah milik Ramlah yang selama ini dihuni Saniah telah lama dijadikan sebagai tempat aktivitas produksi bom ikan. "Polisi kini masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah distributor bom ikan yang telah kita kantongi identitasnya," kata Fans.


(SAN)