Polda Metro Incar Tersangka Lain di Kasus Dwelling Time

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 05 Aug 2015 16:24 WIB
suap di kemendag
Polda Metro Incar Tersangka Lain di Kasus <i>Dwelling Time</i>
Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian---MI/Marcel

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Tito Karnivan yakin masih ada mafia lain yang akan dijerat penyidik tim khusus Polda Metro Kaya dalam kasus suap perizinan bongkar muat peti kemas (dwelling time). Saat ini, polisi sedang mengembangkan penyidikan kasus yang sudah menyeret Dirjen Perdagangan Luar Negeri nonaktif Kementerian Perdagangan Partogi Pangaribuan sebagai tersangka.

"Kita mengembangkan kasus ini masih lingkungan Ditjen Daglu Kemendag. Konstruksi kasus diperkuat. Kita mengembangkan ke tersangka lain yang terkait suap menyuap ini. Setelah itu akan masuk ke bidang," terang Tito di kantornya, Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2015)

Tito menerangkan, ada dua tim yang dibentuk buat mengurai kasus ini. Pertama yang melakukan penyidikan, dan tim kedua yang menyelidiki dan mengembangkan kasus ke bidang pre-clearence di 18 kementerian/lembaga, dan kemudian di kegiatan custom clearence dan post-clearence.

Ke depan, kata Tito, pihaknya bakal mengembangkan kasus ini tidak hanya melalui sasaran perizinan impor. Tapi juga dari modus operasi dan sindikat lainnya dalam proses dwelling time.

"Masalah perizinan modus operandi, kami kembangkan juga ke modus operandi lain. Misalnya masalah kuota. Tapi saya enggak akan kembangkan secara teknis. Karena anggota lidik sedang bergerak. Jumlahnya lebih dari 100 anggota khusus untuk  ini," ujar dia.

Kini, kata Tito, penyidik sudah memeriksa saksi dari Kementerian Perindustrian. Jika ditemukan bukti keterlibatan, Tito menegaskan, pihaknya tak segan menjadikan anak buah Saleh Husein sebagai tersangka.

"(Kemenperin) kami minta sebagai saksi. Kalau ada kemungkinan ada pelanggaran hukum di sana, ya akan berkembang ke sana," jelas dia.


(TII)