Kuartal III-2015, ITB Diperkirakan Jadi 106,09

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 05 Aug 2015 17:35 WIB
bps
Kuartal III-2015, ITB Diperkirakan Jadi 106,09
Kepala BPS Suryamin (MI/Atet Dwi Pramadia)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan nilai Indeks Tendensi Bisnis (ITB) akan mencapai angka 106,09 di kuartal III-2015. Angka itu mengalami peningkatan dibandingkan dengan ITB di kuartal II-2015 yang mencapai angka 105,46.

"Tingkat optimisme pelaku bisnis diperkirakan lebih tinggi jika dibandingkan dengan kuartal II-2015," kata Kepala BPS Suryamin, ditemui dalam sebuah jumpa pers tentang Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2015, di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (5/8/2015).

Dia menuturkan, kondisi bisnis di semua lapangan usaha pada kuartal III-2015 diperkirakan mengalami peningkatan kecuali pertambangan dan penggalian yang hanya mencapai 91,31. Peningkatan kondisi bisnis tertinggi diperkirakan terjadi pada lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial yang nilai ITB diperkirakan akan mencapai 110,71.

"Peningkatan terendah diperkirakan terjadi pada lapangan usaha real estate yang masih mencapai nilai ITB sebesar 104,50," jelasnya.

Di kuartal II-2015 ITB tercatat sebesar 105,46 atau mengalami peningkatan dibandingkan perolehan ITB sebesar 96,30 di kuartal I-2015. "Pelaku bisnis lebih optimistis jika dibanding dengan kuartal I-2015, maka ITB meningkat di kuartal II-2015 ini," ujar Suryamin.

Peningkatan kondisi bisnis di kuartal II-2015 terjadi pada semua lapangan usaha, kecuali pertambangan dan penggalian yang mengalami penurunan bisnis, di mana angka ITB pertambangan dan penggalian hanya mencapai 94,39. Sedangkan 16 lapangan usaha bisnis lainnya memiliki nilai ITB di atas 100‎.

Peningkatan ITB tertinggi pada lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan yang mencapai 111,90, industri pengolahan mencapai 106,02, pengadaan listrik dan gas 111,28, pengadaan air 104,95, konstruksi 106,44, perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil serta sepeda motor mencapai 103,16

Kemudian, transportasi dan pergudangan mencapai 110,01, penyediaan akomodasi dan makan minum 106,55, informasi dan komunikasi 108,33, jasa keuangan 102,88, real estate mencapai 102,63, hasa perusahaan 105,76, administrasi pemerintahan, pertahankan dan jaminan sosial wajib 109,78, jasa pendidikan 110,63, jasa kesehatan dan kegiatan sosial 107,61, dan jasa lainnya mencapai 106,64.

Kondisi bisnis di kuartal II-2015 yang mengalami peningkatan, menurut Suryamin, karena ada peningkatan pendapatan usaha dengan nilai indeks 107,04, kapasitas produksi atau usaha dengan nilai indeks 107,36, dan rata-rata jumlah jam kerja dengan nilai indeks mencapai 103,35.


(ABD)