Alasan Jokowi Batalkan Perppu Calon Tunggal

Desi Angriani    •    Rabu, 05 Aug 2015 18:05 WIB
perppu pilkada
Alasan Jokowi Batalkan Perppu Calon Tunggal
Presiden Joko Widodo di Istana Bogor,--Foto: MTVN/Desi Angriani

Metrotvnews.com, Bogor: Presiden Joko Widodo menjelaskan, peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) calon tunggal diterbitkan hanya dalam keadaan darurat.

"Itu dilakukan dalam posisi kegentingan. Ini udah genting belum? Belum kan!" kata Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/8/2015).

Menurutnya, perppu tidak perlu diterbitkan lantaran masih ada tambahan waktu pendaftaran calon kepala daerah selama sepekan. Selama itu, Jokowi akan mendorong seluruh partai politik untuk mencalonkan kadernya di tujuh daerah yang hanya ada calon tunggal.

"Kan ada tambahan dari KPU. Nanti dilihat tujuh hari itu. Tentu saya menyampaikan ke ketua partai agar daerah yang masih satu calon bisa ditambah dengan calon lain," beber dia.

Kendati demikian, Jokowi tetap menyiapkan draf perppu calon tunggal jika sewaktu-waktu diperlukan. "Biasa kita selalu sedia payung sebelum hujan. Enggak usah disampaikan, nanti saja," tandas dia.

Presiden Jokowi sebelumnya menyatakan batal menerbitkan perppu calon tunggal untuk mengatasi tujuh daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon di pilkada serentak, 9 Desember 2015.

"Presiden tak berkenan mengeluarkan Perppu," kata Ketua KPU Husni Kamil Manik.

Adapun 7 daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon kepala daerah. Yaitu, Kabupaten Tasikmalaya di  Jawa Barat, Kabupaten Blitar di Jawa Timur, Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat, Kota Samarinda di Kalimantan Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara di Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Pacitan dan Kota Surabaya di Jawa Timur.


(MBM)