Ruhut Desak Jokowi Keluarkan Perppu Pilkada

Wanda Indana    •    Kamis, 06 Aug 2015 06:52 WIB
pilkada serentak
Ruhut Desak Jokowi Keluarkan Perppu Pilkada
Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul. Foto: Antara/Puspaperwitasari.

Metrotvnews.com, Jakarta: Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan Perppu terkait tujuh daerah yang terancam batal mengikuti pilkada serentak tahun ini karena memiliki calon tunggal.

"Presiden perlu mengeluarkan Perppu," kata Ruhut kepada Metrotvnews.com, Rabu (5/8/2015).

Menurut Ruhut, Perppu dapat mengatur mekanisme pemilihan jika daerah memiliki calon tunggal. Dia khawatir, banyak calon kepala daerah yang berprestasi tidak jadi terpilih hanya karena tidak ada pesaing.

"Banyak kepala daerah yang berprestasi, mereka dicintai rakyat, lucu kalau rakyat tidak bisa memilih kepala daerahnya," pungkasnya.

Rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengenai perpanjangan waktu pendaftaran selama tujuh hari di daerah yang memiliki calon tunggal dinilai punya efek negatif. Hal itu dikatakan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay.

"Ya akan mendelay dan memperlambat proses yang sudah berjalan. Ini bisa jadi jalan keluar, tapi ini bukan jalan keluar efektif. Betul nggak?" kata Hadar di kantor, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

Selain itu, kata dia, rekomendasi itu tidak menjamin menambah calon peserta Pilkada di daerah. "Coba saya tanya, apa ini memastikan pasangan calon di daerah tersebut akan sekurang-kurangnya dua? Kan tidak," tambahnya.


(DRI)