Polisi Dalami Peran Perusahaan Terkait 45 ABK Myanmar

Githa Farahdina    •    Kamis, 06 Aug 2015 13:13 WIB
trafficking
Polisi Dalami Peran Perusahaan Terkait 45 ABK Myanmar
Kabareskrim Polri Komjen Budi Waseso--Foto: MI Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) mengevakuasi 45 ABK Myanmar, Rabu (5/8/2015). Puluhan ABK kini tengah diperiksa intensif buat mengungkap jaringan dan dalang di balik kasus perdagangan manusia ini.

Kasus ini diduga setidaknya melibatkan dua perusahaan: PT T dan PT S. Dua perusahaan itu dalam waktu dekat kemungkinan diperiksa.

"Iya, sedang didalami. Kita masih terus bekerja mendalami keterlibatan dua perusahaan itu," kata Kabareskrim Komjen Budi Waseso di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2015).

Pria yang akrab disapa Buwas itu, belum bisa menyimpulkan kasus ini. Apalagi, pemeriksaan baru sampai pada pendapat sementara berdasarkan hasil pemeriksaan.

Proses penyelidikan masih panjang. Setelah pemeriksaan saksi, pengungkapan kasus ini masuk pada pengumpulan alat bukti. Setelah semua data cukup, baru target diarahkan kepada perusahaan. Bisa saja ada kasus besar lain semacam ini yang belum terungkap.

"Tidak menutup kemungkinan ada perusahaan lain yang melakukan seperti ini. Pemeriksaan sedang berjalan. Mungkin kalau sudah selesai pasti bisa diambil kesimpulan untuk memeriksa kepada kemungkinan perusahaan," terangnya.

Terkait pemilik perusahaan yang merupakan warga Thailand, Buwas yakin penyidiknya sudah mengambil langkah untuk mengantisipasi menghilangnya yang bersangkutan.

"Yang jelas pasti kita ambil langkah-langkah untuk pencegahan supaya tidak bisa melarikan diri atau keluar dari Indonesia untuk sementara ini ya. Kan sedang dilakukan upaya pemeriksaan," terangnya.


(MBM)