KPU Pangkas Waktu Kampanye di Tujuh Daerah

Arga sumantri    •    Kamis, 06 Aug 2015 15:12 WIB
pilkada serentak
KPU Pangkas Waktu Kampanye di Tujuh Daerah
Ketua KPU Husni Kamil Malik (tengah) bersama komisoner KPU. Foto: MTVN/Arga Sumantri

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan ada implikasi dari kebijakan perpanjangan masa pendaftaran pilkada di tujuh daerah yang hanya punya satu pasangan calon. Antara lain, berkurangnya jangka waktu kampanye.

Jadwal kampanye yang sedianya berlangsung tiga bulan, otomatis berkurang lantaran kebijakan pengunduran waktu daftar. "Di internal KPU sendiri ada beberapa hal yang harus dipadatkan lagi, seperti penyediaan barang dan jasa," kata Husni saat memberikan keterangan pers di Media Center Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2015).

Mengingat jadwal penyelenggaraan pilkada yang semakin padat, khususnya di tujuh daerah itu, Husni meminta Bawaslu memprioritaskan ketepatan waktu dalam penyelesaian sengketa. "Kami berharap sengketa yang dikelola Bawaslu bisa memprioritaskan soal jadwal waktu pelaksanaan pilkada, agar tidak molor dari target," tambah Husni.

KPU langsung merespons surat edaran Bawaslu tentang rekomendasi perpanjangan masa pendaftaran pilkada di tujuh daerah yang hanya punya calon tunggal. Hasil rapat pleno KPU memutuskan untuk membuka kembali pendaftaran, mulai tanggal 9 hingga 11 Agustus mendatang.

Terhitung mulai hari ini sampai 8 Agustus nanti, KPU memerintahkan penyelenggara pemilu daerah mensosialisasikan kebijakan ini kepada masyarakat, partai politik, kepala daerah, DPRD, serta pihak-pihak lain yang berkepentingan.

Tujuh daerah yang dibuka kembali pendaftarannya yakni, Tasikmalaya (Jabar), Surabaya, Blitar, Pacitan (Jatim), Kota Mataram (NTB), Kota Samarinda (Kaltim) dan Kabupaten Timor Tengah Utara (NTT).


(SAN)