Jokowi Tugaskan Komisi Kejaksaan Berantas Mafia Kasus

Desi Angriani    •    Kamis, 06 Aug 2015 16:43 WIB
komisi kejaksaan
Jokowi Tugaskan Komisi Kejaksaan Berantas Mafia Kasus
Ketua Komisi Kejaksaan Sumarno dan anggota Komisi Kejaksaan Indro Sugiantp,--Foto: MTVN/Desi Angriani

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo baru saja melantik sembilan komisioner Komisi Kejaksaan Republik Indonesia periode 2015-2019. Tugas utama mereka memberantas mafia kasus di Korps Adhiyaksa.

"Betul, itu sesuai etika. Jadi tugas utama Komjak jilid ketiga ini berantas mafia kasus," kata anggota Komisi Kejaksaan Indro Sugianto seusai dilantik di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (6/8/2015).

Ia menjelaskan, siapa pun yang terlibat dalam mafia kasus akan diberi rekomendasi berupa sanksi. Jika rekomendasi tidak dipatuhi, pihaknya meneruskan rekomendasi kepada Presiden selaku penanggung jawab Komisi Kejaksaan.

"Iya, bentuknya rekomendasi pemberian sanksi. Seandainya rekomendasi tidak dipatuhi kita teruskan ke Presiden sebagai atasan Komjak," jelas dia.

Komisi kejaksaan, menurut dia, tak hanya bertugas melakukan pengawasan, pemantauan, dan penilaian terhadap pegawai kejaksaan dalam melaksanakan tugas kedinasan. Namun, juga membenahi Korps Adhiyaksa secara massif, baik persoalan manajerial, pengembangan SDM, dan reformasi manajemen organisasi.

"Banyak yang perlu diperbaiki, jaksa itu sebagai penuntut sehingga persoalan manajerial, pengembangan SDM, manajemen organisasi modern masih merupakan tantangan tersendiri," tutur dia.

Indro mengatakan, kasus praperadilan menjadi sinyalemen bagi Kejaksaan untuk meningkatkan profesionalitas melalui pengembangan pendidikan berkelanjutan. Jaksa, kata dia, harus update terkait pengembangan teknis dan yuridis.

"Kasus-kasus praperadilan sinyal bahwa kita harus perkuat mendorong, proses pembelajaran berlanjut untuk tingkatkan profesional jaksa," tandas dia.

Adapun komisioner kejaksaan yang dilantik Presiden. Antara lain, Sumarno (Ketua) mewakili pemerintah, Erna Ratnaningsih (wakil ketua) dari unsur masyarakat, Ferdinand T. Andilolo (anggota) dari unsur masyarakat, Pultoni (anggota) dari unsur masyarakat, Barita L. Simanjuntak (anggota) dari unsur masyarakat, Yunni Artha Manalu (anggota) dari unsur masyakarat, Indro Sugianto (anggota) dari unsur masyarakat, Yuswa Kusuma (anggota) mewakili pemerintah, dan Tudjo Pramono (anggota) mewakili pemerintah.


(MBM)

KPK Optimis Menang di Praperadilan Setya Novanto

KPK Optimis Menang di Praperadilan Setya Novanto

3 hours Ago

KPK optimis memenangkan gugatan praperadilan tersangka korupsi ktp-el Setya Novanto. KPK akan m…

BERITA LAINNYA