Kata JK soal Langkah KPU Perpanjang Pendaftaran

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 06 Aug 2015 17:19 WIB
pilkada serentak
Kata JK soal Langkah KPU Perpanjang Pendaftaran
Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres--Metrotvnews.com/Dheri Agriesta

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyambut baik langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperpanjang pendaftaran bakal calon kepala daerah. Jika di tujuh daerah yang hanya ada calon tunggal tidak ada tambahan calon, pilkada di daerah tersebut bakal ditunda.

"Apa boleh buat, dimulainya pada pilkada berikutnya," kata JK di kantornya, Jalan Veteran III, Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2015).

JK mengatakan, Pemerintah sebetulnya ingin memberikan sanksi pada partai politik yang tidak mengajukan nama pasangan bakal calon kepala dan wakil kepala daerah. Namun sayangnya terbentur oleh undang-undang.

Karena itu, kata dia, Pemerintah akan merevisi Undang-Undang Pilkada dan Undang-Undang Partai Politik. Saat ini ada tujuh daerah yang terancam gagal menggelar pilkada serentak 9 Desember 2015 karena hanya ada satu pasang bakal calon.

"Ya tentu nanti sesuai UU, kalau sekarang tidak ada sanksinya. Yang dimaksud nanti kemudian agar DPR bisa merevisi UU itu dan memberikan sanksi. Kalau sekarang itu tidak, karena belum ada dasarnya," jelasnya.

KPU resmi memperpanjang waktu pendaftaran bagi tujuh daerah yang punya calon tunggal. KPU mengikuti rekomendasi Bawaslu untuk memperpanjang waktu pendaftaran mulai 9-11 Agustus 2015, pekan depan.

"Respons ini pertimbangannya berdasarkan UU Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pemilu. Di undang-undang diatur apabila Bawaslu memberikan rekomendasi, KPU wajib merespons. Sebab kekuatan rekomendasi ini sudah dilegitimasi dalam undang-undang itu," kata Ketua KPU Husni Kamil Manik saat memberikan keterangan resminya di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2015).


(YDH)

KPK Ambil <i>Medical Record</i> Setya Novanto

KPK Ambil Medical Record Setya Novanto

7 hours Ago

Salah satu staf pimpinan DPR yang kerap mengurus keperluan Novanto mengaku, rombongan KPK berku…

BERITA LAINNYA