Demokrat Minta Jokowi Tak Salahkan SBY soal Pasal Penghinaan

Al Abrar    •    Kamis, 06 Aug 2015 17:49 WIB
ruu kuhp
Demokrat Minta Jokowi Tak Salahkan SBY soal Pasal Penghinaan
Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsudin--MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo diminta tak menyalahkan Susilo Bambang Yudhyono terkait adanya pasal penghinaan terhadap presiden dalam rancangan revisi Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

"Tidak perlu lempar melempar seperti itu," kata Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsudin saat dihubungi, Kamis (6/8/2015).

Mantan Menteri Hukum dan HAM era SBY ini menyebut, revisi pasal penghinaan tersebut juga sudah ada sebelum pemerintah SBY, meski pihaknya pernah mengajukan ke DPR. Menurut Amir, pemerintahan Jokowi bisa saja tidak meneruskan pengajuan revisi.

"Saya kira kita melihat memang ingin lindungi simbol kepala pemerintahan agar tidak mendapat perlakuan yang tidak pantas," tambah Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat ini.

Selain itu Amir menegaskan, pasal penghinaan tersebut juga tidak ada bedanya dengan pasal yang kini diajukan oleh Presiden Jokowi.

"Yang saya dengar tidak ada bedanya, tentunya pemerintah yang sekarang pun kalau mau direvisi bisa saja," tukasnya.


(YDH)