Bawaslu Berjanji Serius Awasi Kemunculan Calon Boneka

Amaluddin    •    Kamis, 06 Aug 2015 18:54 WIB
pilkada serentak
Bawaslu Berjanji Serius Awasi Kemunculan Calon Boneka
Saat meninjau Panwaslu Surabaya, Bawaslu berjanji mengawasi kemunculan calon boneka, Metrotvnews.com/ Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Ketua Badan Pengawas Pemilu RI (Bawaslu), Muhammad, menegaskan tidak akan ada calon boneka dalam perpanjangan masa pendaftaran di tujuh Kabupaten atau Kota yang memiliki calon tunggal dalam mengikuti pilkada serentak 2015. Muhammad berjanji akan mengawasi proses masa perpanjangan pendaftaran calon kepala daerah dan wakil calon kepala daerah.

"Kami benar-benar akan awasi prosesnya. Mulai dari persyaratan calon, diusung siapa dan partai apa yang mencalonkan, akan kami awasi," ujarnya saat meninjau kesiapan Pilkada Surabaya di Kantor Panwaslu Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (6/8/2015).

Menurutnya, perpanjangan waktu pendaftaran ini bukan untuk melahirkan calon boneka. Akan tetapi, keputusan itu untuk melahirkan kompetisi yang sehat.

Namun sayang, Muhammad tidak menjelaskan secara detail bagaimana konsep pengawasannya. "Yang jelas kami mendorong Parpol untuk memberikan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat," katanya.

Muhammad mengatakan sebagaimana tertuang dalam UU nomor 8 tahun 2015 tentang pelaksanaan Pilkada, tidak boleh ada mahar politik yang berpotensi mengusung calon bayangan.

"Apakah pencalonannya karena ada mahar politik, itu Bawaslu akan melihat secara serius, terutama di tujuh kabupaten kota (dengan satu pasangan calon, Red)," janjinya.

Menurut dia, perpanjangan tahapan pendaftaran ini pada prosesnya mengambil sebagian waktu dari tahapan masa kampanye yang dinilai cukup panjang, yaitu lebih dari 100 hari. Dengan adanya perpanjangan ini, KPU akan memangkas waktu tahapan kampanye itu untuk masa perpanjangan pendaftaran.

"Karena kalau tidak ada kompetisi, kan tidak lahir pemerintahan. Tidak ada pemerintahan, pembangunan akan terganggu, masyarakat juga yang jadi korbannya," tandasnya.


(RRN)