Ekonomi RI Melambat, JK: Bukan Salah Menteri Ekonomi

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 06 Aug 2015 18:54 WIB
pertumbuhan ekonomiperekonomianekonomi indonesia
Ekonomi RI Melambat, JK: Bukan Salah Menteri Ekonomi
Wapres Jusuf Kalla (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Jusuf Kalla menegaskan bahwa perlambatan pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2015 yang turun dan hanya mencapai 4,67 persen bukan merupakan kesalahan dari menteri di jajaran ekonomi.

JK, biasa dirinya disapa, menjelaskan perlambatan ekonomi kali ini lebih banyak dipengaruhi oleh kondisi perekonomian dunia yang juga mengalami perlambatan. Otomatis, perekonomian Indonesia pun terkena dampaknya.

Ia berpendapat, jika faktor eksternal yang lebih dominan memengaruhi situasi dan kondisi ekonomi suatu negara, maka siapapun menteri yang membidangi ekonomi sudah pasti akan merasakan tantangan yang sama.

"Ini faktor luar lebih banyak dibandingkan faktor dalam. Jadi kalau faktor eksternal itu siapapun menteri ekonominya tidak bisa banyak berbuat apa-apa," kata JK, di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2015).

Kendati demikian, JK tidak menampik perlu ada perbaikan kinerja dalam pemerintahan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Bahkan, tidak ada salahnya melakukan pergantian (reshuffle). Pasalnya, dengan perbaikan kinerja, akan membuat perencanaan dan koordinasi lebih efektif sehingga memberi stimulus positif bagi ekonomi.

"Ya kalau perlu diganti, tapi lebih kepada perbaikan kinerja dan koordinasi. Tidak semudah itu mengganti orang langsung baik, tidak dalam kondisi begini," pungkasnya.



(ABD)