Pengacara LHI tidak Tahu Makna Fushtun

- 20 Mei 2013 15:35 wib
ANTARA/Wahyu Putro A/ip
ANTARA/Wahyu Putro A/ip

Metrotvnews.com, Jakarta: Muhammad Assegaf, pengacara Luthfi Hasan Ishaaq, mengaku tak tahu menahu ihwal masalah fushtun dan Jawa syarqiyah yang muncul dalam rekaman sadapan perbincangan kliennya dengan Ahmad Fathanah di telepon.

"Itu kami enggak tahu. Saya enggak tahu. Dua kata itu menjadi trending topic saat ini," katanya di gedung KPK, Jakarta, Senin (20/5).

Assegaf mengaku datang untuk menjenguk kliennya. Saat disinggung kliennya tidak terbuka dengan dirinya, Assegaf menampik. "Justru ini kami enggak tanya," terangnya. Lantaran itu, ia mengaku akan menanyakan hal tersebut kepada Luthfi.

Seperti diketahui, Luthfi Hasan Ishaaq dan Ahmad Fathanah terungkap pernah membicarakan tentang perempuan dalam bahasa Arab.

Fakta tersebut diketahui setelah tim jaksa penuntut umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutar rekaman percakapan antara dua sahabat itu dari hasil penyadapan yang dilakukan pada 9 Januari 2013. Berkut petikannya:

"Assalamualaikum. Istri-istri antum (Luthfi) sudah menunggu semua," ucap Fathanah dalam rekaman tersebut sambil tertawa.

Luthfi kemudian membalas ucapan Fathanah. "Yang mana saja?" timpal Luthfi.

"Ada semuanya. Yang fushtun-fushtun au jawa syarqiyah?" kata Fathanah.

Luthfi menjawab, "Fushtun." Keduanya pun tertawa.

Ternyata, kata fushtun merupakan kata dalam bahasa Arab yang biasa digunakan sebagai bahasa keseharian. Arti halus dari kata fushtun ialah perempuan yang molek modern. Jawa Syarkiyah berarti Jawa Timur.

Namun, entah apa maksud Fathanah menyampaikan hal tersebut kepada Luthfi. Sebab sebagaimana diketahui, Luthfi memiliki dua istri yakni Sutiana Astika dan Lusi.

()

SEKRETARIS Jenderal Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy mengungkapkan forum Musyawarah Kerja Nasional…