PDIP Lakukan Pembekalan Bacaleg Lagi

- 21 Mei 2013 18:37 wib
Antara
Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan kembali melakukan pembekalan pada seluruh calon anggota legislatif.

Sebelumnya, saat masa penyaringan bacaleg, PDIP sudah melakukan pembekalan. "Pembekalan sebenarnya setelah KPU menetapkan hasil Daftar Calon Tetap. Sekitar Agustus mendatang Sekjen mengundang kembali untuk memberikan pembekalan yang lebih substansial lagi," kata Wakil Sekretaris Jenderal Ahmad Basarah di Jakarta, Selasa (21/5).

Ia mengatakan, pembekalan nantinya akan menyoal bagaimana berkampanye di dapil dengan pola dan prinsip gotong royong. Selain itu, aturan di partai lain dan hal teknis menyangkut kelengkapan berkas bacaleg juga akan diperdalam.

Basarah mengatakan, pembekalan akan dipimpin oleh Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo. "Pembekalan bacaleg di DPP sebelumnya, hanya pengantar dan belum masuk substansi pembekalan seorang caleg," kata Basarah.

Selain itu, Sekretaris Fraksi PDIP di MPR itu mengatakan, ada fenomena memilih nomor urut empat didalam partainya. Hal ini berbeda dengan partai lain yang mengistimewakan nomor urut satu bagi caleg.

"Parpol lain nomor favorit satu, di PDI P nomor empat, karena nomor partai. Kecintaan Sekjen pada nomor empat. Maka Sekjen dengan kesadaran sendiri ditempatkan di nomor urut empat," ujar Basarah.

Menurutnya, Sekjen selaku pemimpin menunjukan contoh dengan memilih nomer urut empat yang sama dengan nomer urut partai. "Sekjen sebagai simbol partai dengan sadar menempatkan nomor urutnya empat untuk daerah pemilihan Jateng I," kata Basarah.***

()

INTERNASIONAL

Mata Najwa: Menuju Ke-7 (7)

30 Juli 2014 21:54 wib

Mata Najwa, Rabu (30/07/2014), di Mata Najwa kali ini dengan tema 'Menuju Ke-7', yang menayangkan kembali sejumlah episode di Mata Najwa tentang warna warni jalannya demokrasi saat pemilihan presiden dan juga perjalanan politik Joko Widodo sejak saat ia masih menjabat sebagai walikota Solo hingga kemudian hasil hitung cepat menunjukkan Jokowi sebagai presiden terpilih.