Balap Motor

Yudhistira Cetak Double Winner Kejurnas Supersport 600 Seri Dua

Ainto Harry Budiawan    •    Minggu, 09 Aug 2015 17:10 WIB
balap motor
Yudhistira Cetak <i>Double Winner</i> Kejurnas Supersport 600 Seri Dua
Yudhistira ungguli lawannya dalam dua race. MTVN/ A. Harry Budiawan

Metrotvnews.com, Bogor: H.A Yudhistira (Kawasaki KYT Manual Tech) berhasil mengamankan dua kemenangan atau meraih double winner kelas Supersport 600, pada Kejurnas balap motor seri kedua yang berlangsung di sirkuit Sentul, Bogor, 9 Agustus.

Pada race kedua yang berlangsung hari ini, Yudhis ditempel ketat oleh Andi Farid Izdihar (Astra Honda Racing Team) yang finish dalam jarak yang tipis.

"Sempat disalip Andi karena ban belakang saya slide, race kedua inikan meneruskan race satu, ban tidak boleh ganti. Sedang race satu kemarin, Andi jatuh di lap-lap awal, jadi ban dia masih bagus," papar Yudhis.

Yudhis sendiri memainkan irama dalam balapan yang berlangsung 12 putaran tersebut. "Saya langsung ninggalin di awal lomba, terus rileks dikit untuk jaga ban. Nah sewaktu Andi sudah melewati, baru dipress lagi sambil pelajari celah," terang rider berambut tipis tersebut.

Hal itu diamini oleh Andi sendiri, yang memberi perlawanan kepada Yudhis pada tiga lap terakhir. "Sedikit diuntungkan ban yang masih bagus, dilewati Yudhis lagi karena terlalu ngebuka ditikungan S besar," paparnya.

Sedangkan posisi ketiga ditempati M. Dwi Satria (Honda Wahana Dunia Motor) yang bisa melenggang keposisi tiga setelah Gerry Salim (Astra Honda Racing Team) yang jadi lawannya, terjatuh menjelang finish.

Hasil Lomba Race 2 Supersport 600
1. H.A Yudhistira - Kawasaki KYT Manual Tech - 18:11.976
2. Andi Farid Idzihar - Astra Honda Racing Team - 18:12.035
3. M. Dwi Satria - Honda Wahana Dunia Motor - 18:17.983
4. Ifos Alfa Rianda - Kawasaki Greentech - 18:26.157
5. Aditya Pengestu - Astra Honda Racing Team - 18:37.875


(UDA)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA