Ekspor Ikan Bali Meningkat 19,01%

Antara    •    Senin, 10 Aug 2015 10:52 WIB
ekspor
Ekspor Ikan Bali Meningkat 19,01%
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Denpasar: Bali tercatat telah mengekspor ikan dan udang senilai USD8,45 juta selama Juni 2015 atau mengalami peningkatan sebanyak 19,01 persen dibanding bulan sebelumnya (Mei 2015) tercatat USD7,10 juta.

Meski mengalami peningkatan, namun Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Panasunan Siregar menyatakan bahwa perolehan devisa tersebut dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya menurun sebanyak 23,64 persen.

"Perolehan devisa pada Juni 2014 mencapai USD11,06 juta. Ekspor ikan dan udang tersebut terdiri atas sebelas jenis komoditas antara lain ikan kakap, kepiting, kerapu dan udangm," ungkpnya, di Denpasar, Senin (10/8/2015).

Panasunan Siregar mengatakan, di antara jenis komoditas hasil perikanan dan kelautan yang paling menonjol adalah ikan tuna dalam bentuk segar dan beku hasil tangkapan para nelayan setempat maupun perusahaan besar yang bermarkas di Pelabuhan Benoa bali.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Luar negeri, Disperindag Provinsi Bali, Made Suastika dalam kesempatan terpisah menjelaskan, ekspor ikan tuna segar dan beku mampu memberikan kontribusi sebanyak 16,16 persen dari seluruh perdagangan aneka barang kerajinan dan nonmigas Bali lainnya ke pasaran luar negeri.

Ekspor ikan tuna selama enam bulan periode Januari-Juni 2015 menghasilkan sebesar USD38,7 juta atau 16,16 persen dari seluruh ekspor seharga USD239,8 juta.

Peranan ekspor tuna hasil tangkapan masyarakat di Bali tersebut ada diurutan kedua setelah ekspor Tekstil dan Produk Tektil (TPT) seharga USD51 juta atau 21,27 persen dan kerajinan kayu diurutan ketiga USD34,1juta atau 14,25 persen.


(ABD)