Perolehan Devisa Anyaman Bali Merosot Drastis

Antara    •    Senin, 10 Aug 2015 11:02 WIB
devisa negara
Perolehan Devisa Anyaman Bali Merosot Drastis
Ilustrasi (MI/USMAN ISKANDAR)

Metrotvnews.com, Denpasar: Perolehan devisa dari anyaman yang diekspor dari Bali merosot drastis yakni hanya USD974 ribu. Namun demikian, pengusaha dan pengrajin tetap gencar menciptakan aneka barang dengan desain (rancangan) yang lebih inovatif sehingga muncul produk jenis baru yang disenangi konsumen.

Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Disperindag Bali, Made Suastika mengakui bahwa perolehan devisa dari anyaman merosot hingga 68 persen yakni hanya USD974 ribu periode Januari-Juni 2015. "Padahal periode sama sebelumnya mencapai USD3 juta," ungkapnya, di Denpasar, Senin (10/8/2015).

Kondisi itu tidak saja dialami anyaman, namun juga mata dagangan dari aneka kerajinan lainnya yang memasuki pasar ekspor dengan tujuan utama Amerika Serikat. hal ini terjadi sebab pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat tidak sesuai yang diharapkan di tahun ini.

"Bagaimana pun komoditas anyaman berupa perabotan rumah tangga tetap diperlukan baik di dalam maupun ke luar negeri, maka pangsa pasar di mancanegara harus tetap dibina walau sekarang masih berfluktuasi," kata Ni Made Mariati, seorang pengusaha kerajinan di Denpasar.

Ia mengharapkan krisis ekonomi global cepat teratasi sehingga perdagangan komoditas nonmigas Bali cerah kembali ke luar negeri. Sebab mata dagangan dikapalkan selama ini memenuhi permintaan konsumen AS,  Jepang, Eropa, dan ke pasaran ekspor lainnya.

"Kami tetap berproduksi untuk memenuhi permintaan pasar lokal, antarpulau ke kota-kota besar di Jawa maupun ekspor," kata Kadek Sumawati, pedagang berbagai jenis kerajinan dan anyaman lainnya di Denpasar.


(ABD)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

19 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA