Dua Tahun Hiatus, Jepang akan Kembali ke Tenaga Nuklir

Willy Haryono    •    Senin, 10 Aug 2015 17:38 WIB
nuklir
Dua Tahun Hiatus, Jepang akan Kembali ke Tenaga Nuklir
Reaktor nuklir di Fukushima, Jepang. (Foto: AFP / SHIZUO KAMBAYASHI)

Metrotvnews.com, Kyushu: Jepang berencana mengaktifkan kembali sebuah reaktor nuklir untuk kali pertama dalam dua tahun terakhir. Pengaktifan dilakukan di tengah masih tingginya sentimen masyarakat terhadap bahaya nuklir setelah tragedi Fukushima pada 2011. 

Reaktor No. 1 di fasilitas nuklir Sendai, sekitar 1000 kilometer dari Tokyo, telah diisi bahan bakar atom. Dalam pengumuman petugas di fasilitas Sendai, Senin (10/8/2015), reaktor akan dihidupkan kembali pada Selasa besok, sekitar pukul 10.30 waktu setempat. 

"Diharapkan reaktor berusia 31 tahun ini dapat mencapai kapasitas penuh pada Selasa sekitar pukul 11 siang," ucap juru bicara Kyushu Electric Power, seperti dikutip AFP

Jepang, yang sempat mengandalkan tenaga nuklir untuk 25 persen kebutuhan listrik negara, sempat menyalakan kembali dua reaktornya demi beberapa daerah miskin. Namun dua reaktor ini dimatikan pada September 2013, dan Jepang pun tidak menggunakan tenaga nuklir selama dua tahun. 

Pemerintah Perdana Menteri Shinzo Abe berniat segera menghidupkan kembali reaktor nuklir ini, karena menciptakan listrik dari bahan bakar fosil lebih memakan biaya. 

Namun sejumlah warga masih skeptis dan khawatir tragedi bocornya fasilitas nuklir Fukushima terulang kembali. 

"Saya tidak bisa menerima ini," ucap seorang pendemo yang berunjuk rasa di depan fasilitas Sendai. 

"Mereka ingin menyalakan kembali reaktor walau tragedi Fukushima masih belum terselesaikan," sambung dia. 

Bulan lalu, pemerintah pusat memberitahu Naraha, sebuah kota di Fukushima, untuk mencabut perintah evakuasi warga yang diterapkan sejak tragedi nuklir. 

Sebanyak 7400 warga Naraha akan dapat kembali ke rumah mereka masing-masing secara permanen. Namun sebagian dari mereka masih khawatir akan adanya bahaya radiasi nuklir. 

Dana kompensasi tragedi Fukushima telah mencapai USD57 miliar. 


(WIL)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA