9 Korban Kebakaran PT Mandom Masih Dirawat di RSCM

M Rodhi Aulia    •    Senin, 10 Aug 2015 18:47 WIB
kebakaran
9 Korban Kebakaran PT Mandom Masih Dirawat di RSCM
Petugas medis membawa salah seorang korban kebakaran PT Mandom Indonesia, Bekasi, untuk dirawat di RSCM, Jakarta, Jumat (10/7/2015). Foto: Sigid Kurniawan/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak sembilan korban kebakaran pabrik PT Mandom Indonesia Tbk, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Hal itu diungkap Koordinator Pelayanan Humas RSCM Rosita.

"Hingga saat ini, sembilan orang masih dalam perawatan," kata Rosita kepada Metrotvnews.com saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/8/2015).

Rosita menuturkan, pasien korban kebakaran itu dirawat di dua tempat berbeda. Beberapa ada di Ruang Unit Luka Bakar, Lantai 2, Gedung CMU 3 dan sebagian lainnya di ruang perawatan biasa, Gedung A.

"Dulu pas datang, mereka mengalami luka bakar 30 hingga 67 persen. Sebagian sudah membaik di ruang perawatan biasa," ungkap dia tanpa merinci data pasien lebih lanjut.

Menurut Rosita, pihak perusahaan tetap rajin memantau perkembangan perawatan para pekerjanya yang mengalami kecelakaan kerja pada Jumat, 10 Juli. Kecelakaan di bidang produksi kosmetik itu, memakan korban lebih dari 50 orang. Baik luka bakar maupun meninggal dunia.

Berdasarkan data terakhir, korban meninggal dunia akibat kebakaran di perusahaan kosmetik itu, mencapai 25 orang. Hal ini dibenarkan oleh Coorporate Secretary PT Mandom, Alia Dewi.

"Kalau yang meninggal iya 25 orang, yang lainnya tidak dalam kondisi kritis," kata Alia saat dihubungi Metrotvnews.com, Minggu, 9 Agustus.

Selanjutnya, kata dia, korban yang lainnya masih dirawat dan tersebar di sejumlah rumah sakit sekitar Bekasi dan Jakarta. "Korban yang lainnya masih di sekitar delapan rumah sakit," tambah Alia.

Di antaranya di Rumah Sakit Pertamina, Jakarta Pusat, Rumah Sakit Mitra Bekasi Barat, Rumah Sakit Mitra Bekasi Timur, Rumah Sakit Mayapada, Rumah Sakit Hermina, Tambun dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan terpisah, Kapolres Bekasi Kombes Rickynaldo mengatakan, pihaknya telah memastikan PT Mandom bertanggung jawab atas biaya perawatan seluruh korban kebakaran. Tidak hanya itu, keluarga korban meninggal masing-masing akan mendapatkan santunan uang tunai sebesar Rp200 juta per orang.

"Itu uang santunan belum termasuk asuransi kematian," kata Rickynaldo, Rabu, 22 Juli.


(KRI)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

4 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA