Merasa Jadi Korban Kesewenangan KPK, Sutan Minta Dibebaskan

Renatha Swasty    •    Senin, 10 Aug 2015 23:04 WIB
sutan bhatoegana ditahan
Merasa Jadi Korban Kesewenangan KPK, Sutan Minta Dibebaskan
Terdakwa kasus suap SKK Migas dan Kementerian ESDM Sutan Bhatoegana menunjukan berkas pledoi (pembelaan) sebelum sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (10/8). ANTARA FOTO/Reno Esnir

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Ketua Komisi VII DPR RI Sutan Bhatoegana memohon supaya dibebaskan dari segala tuduhan yang dibuat Komisi Pemberantasan Korupsi. Sutan merasa jadi korban kesewenangan KPK hingga pantas untuk menghirup udara bebas.

Hal ini ia tuangkan dalam nota pembelaan atau pledoi yang dibacakan di depan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta. Pledoi 19 halaman berjudulkan "Saya Tidak Korupsi: Saya Korban Kesewenang-wenangan KPK Jilid III" itu berisi luapan dan jeritan suara hati selama dia ditetapkan sebagai tersangka, ditahan, dan menjalankan proses persidangan.

"Karena itulah sebenarnya perasaan saya yang telah diperlakukan secara sewenang-wenang oleh KPK Jilid III. Semua sepertinya dirancang dengan membuat suatu skenario jahat dengan cara mencari-cari kesalahan saya sampai sekecil apapun," kata Sutan berapi-api saat mebacakan pledoi, di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2015).

Kesewenang-wenangan itu, kata dia bermula, saat dia ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan kasus korupsi pembahasan RAPBNP 2013 pada Mei 2014. Sutan mengaku sudah ditetapkan sebagai tersangka, padahal tidak pernah sekalipun diperiksa terkait kasus tersebut.

Menurut dia, pimpinan KPK saat itu menggebor-gemborkan pada khalayak luas bahwa penetapannya sebagai tersangka dapat membuka praktik mafia migas. "Padahal saya tidak tahu menahu tentang mafia migas, karena saya menolak apabila ada teman yang mau mengajak saya untuk ikut berbisnis di bidang migas maupun pertambangan," tambah dia.

Tak hanya itu, dia menyebut, KPK telah berbuat zalim tidak hanya terhadapnya, tapi juga keluarga. KPK, tambah dia, telah melakukan rekayasa terhadap fakta-fakta persidangan.

"Berdasarkan hal tersebut di atas, semoga kiranya Majelis Hakim dapat memutuskan saya tidak bersalah dan bebas dari hukuman, agar ini dapat dijadikan untuk pelajaran kepada kita bersama, terutama saya agar saya konsisten di dalam mengkampanyekan antikorupsi dan kepada KPK agar ke depannya lebih hati-hati dan tidak sembarangan atau sewenang-wenang mentersangkakan orang," pungkas Sutan

Sementara sebelumnya, jaksa penuntut umum pada KPK menuntut supaya majelis hakim Pengadilan Tipikor menjatuhkan pidana penjara pada Sutan selama 11 tahun denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan. Sutan dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi terkait pembahasan RAPBNP 2013.



(OGI)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA