Jokowi Ingatkan Pentingnya Demokrasi di Milad ke-17 PBB

Damar Iradat    •    Selasa, 11 Aug 2015 01:49 WIB
pilkada serentak
Jokowi Ingatkan Pentingnya Demokrasi di Milad ke-17 PBB
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat acara puncak peringatan Milad ke-17 Partai Bulan Bintang (PBB) serta pelantikan pengurus PBB 2015-2020 di Jakarta, Senin (10/8). (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo turut hadir pada milad ke-17 serta pelantikan pengurus Partai Bulan Bintang periode 2015-2020. Di sana, Jokowi mengingatkan pentingnya demokrasi menghadapi Pilkada 2015. 

"Sebagai negara demokrasi terbesar di dunia kita telah melewati masa-masa hingga pada akhir tahun ini untuk kembali menyelenggarakan Pilkada serentak di tanah air. Momen politik ini harus kita manfaatkan untuk tetap juga harus kita bisa jadikan momentum pembelajaran berdemokrasi," kata Jokowi di Hotel Sahid, Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Senin (10/8/2015).

Presiden ke-7 Indonesia juga menginginkan partai yang kembali dipimpin oleh Yusril Ihza Mahendra bisa kembali menjadi panutan partai politik lain. Pasalnya, PBB merupakan salah satu partai yang sudah cukup malang melintang di dunia perpolitikan Indonesia.

"Sebagai parpol yang tumbuh di era reformasi, PBB tentu saja didirikan dengan cita-cita luhur untuk memperbaiki kehidupan bangsa. Cita-cita itu harus jadi bintang penjuru yang jadi pedoman. Saya yakin PBB punya komitmen yang sama untuk buat indonesia semakin berkualitas," tambah dia.

Mantan Wali Kota Solo mengingatkan agar demokrasi di Indonesia harus terus menuju ke arah yang lebih baik. Dia meminta kepada seluruh petinggi parpol, termasuk PBB, agar bisa menjadi teladan berdemokrasi. Hal ini ditujukan agar demokrasi ke depannya bisa lebih berkualitas dan parpol bisa dicintai rakyat.

Pilkada serentak akhir tahun ini pun bisa jadi sarana pembelajaran. "Dalam setiap kompetisi pasti ada yang kalah dan menang. Kita tidak serta-merta bisa menghalalkan segala cara untuk menang. Kita membutuhkan pertandingan yang pemenangnya tidak jemawa. Sekarang yang suaranya kurang atau kalah pun harus berjiwa besar dan tidak ngamuk," pungkas dia.


(OGI)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

6 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA