Ekonom Senior Akan Bergabung di Kabinet Kerja?

Nur Aivanni    •    Selasa, 11 Aug 2015 08:40 WIB
reshuffle kabinet
 Ekonom Senior Akan Bergabung di Kabinet Kerja?
Kabinet kerja--Antara/Andika Wahyu

Metrotvnews.com, Jakarta: Hingga saat ini isu soal perombakan kabinet terus bergulir. Wakil Ketua Fraksi NasDem Johnny G. Plate tetap mengatakan reshuffle akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Dalam waktu dekat mungkin reshuffle. Siapa saja tergantung presiden," ujarnya saat dihubungi Media Indonesia, Senin (10/8/2015).

Saat ditanyakan bagaimana persiapan NasDem dalam menyikapi reshuffle, Johnny mengatakan hal itu masih dinamis sekali. "Sedari awal komitmen NasDem mendukung capres cawapres kan tanpa syarat. Jadi jika jumlahnya tetap ya oke dikurangi juga oke, namun jika ditambah ya harus siapkan dan relakan kadernya," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa tim ekonomi yang akan mengalami perombakan. Terkait hal itu, Johnny masih enggan mengatakan lebih lanjut. "Nanti saja setelah lebih definite, mudah-mudahan ada ekonom senior juga bergabung di kabinet," terangnya.

Sebelumnya Anggota Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki mengakui bahwa isyarat perombakan kabinet dari Presiden Joko Widodo sudah nyata. Tujuannya perombakan itu untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.

"Signalnya Presiden perlu melakukan reshuffle. Dan reshuffle ini dikaitkan dengan upaya untuk memperbaiki kinerja pemerintah. Masalahnya, reshuffle kapan dan nama-namanya siapa, Presiden belum membahasnya secara khusus," kata Teten Masduki di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/7/2015).

Menurut Teten, sinyal perlunya perombakan kabinet dari Presiden Jokowi itu datang dari sejumlah pertemuan. Misalnya, pertemuan dengan para ekonom di Istana Negara, Senin 29 Juni. Faktor pendorong perombakan itu, akunya, tak termasuk dari capaian serapan anggaran maupun usulan parpol.

"Presiden berkali-kali dalam berbagai kesempatan, dalam pertemuan dengan ekonom kan sudah menyebut (soal reshuffle)," kata Teten.


(YDH)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

6 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA