PKL dan Satpol PP di Ambon Bakupukul

Hamdi Jempot    •    Selasa, 11 Aug 2015 11:07 WIB
PKL dan Satpol PP di Ambon Bakupukul
Foto: Ilustrasi seorang pedagang kaki lima (PKL) berusaha menghalangi petugas Satpol PP membongkar kiosnya/Ant_Izaac Mulyawan

Metrotvnews.com, Ambon: Penggusuran kios pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Sultan Babullah, Kota Ambon, Selasa 11 Agustus, ricuh. Pedagang dan warga bakupukul dengan petugas Satpol PP Kota Ambon.

Peristiwa berawal saat petugas Satpol PP Kota Ambon hendak menertibkan bangunan liar di sepanjang Jalan Sultan Babullah, Kota Ambon. Namun para PKL tak terima kios mereka digusur. Sejumlah pedagang bahkan menjerit histeris dan berupaya menghalangi upaya petugas.

Kericuhan antara PKL dan petugas Satpol PP Kota Ambon pun pecah. PKL dibantu warga dan petugas bakupukul.

Warga menilai Pemerintah Kota Ambon mendiskriminasi dalam penertiban bangunan liar. Sebab bangunan liar di lokasi lainnya tidak digusur. Padahal pihak Kelurahan Silale, Kota Ambon, mengaku tidak akan membongkar bangunan yang menjadi tempat usaha sejumlah warga.

Akibat kericuhan ini, petugas Satpol PP Kota Ambon terpaksa menghentikan penggusuran kios PKL di Jalan Sultan Babullah, Kota Ambon.
(TTD)