Pemerintah Targetkan Shortfall Tidak Lebih dari Rp150 Triliun

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 11 Aug 2015 11:59 WIB
pajak
Pemerintah Targetkan <i>Shortfall</i> Tidak Lebih dari Rp150 Triliun
Ilustrasi (MI/USMAN ISKANDAR)

Metrotvnews.com, Jakarta: Target penerimaan pajak yang baru baru mencapai 41 persen pada semester I-2015 diyakini akan menyebabkan shortfall hingga Rp200 triliun. Namun demikian, pemerintah tetap optimistis jika shortfall penerimaan pajak tidak lebih dari Rp150 triliun.

"(Shortfall diperkirakan) Rp150 triliun. Kalau kita masih bisa ya Rp100 (triliun) atau Rp120 (triliun). Jangan sampai Rp200 (triliun)," ujar Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, ditemui di Hotel Grand Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2015).

Dirinya menambahkan, dengan pertumbuhan yang masih akan berjalan, pemerintah akan terus mengejar target penerimaan pajak. "Masih ada pertumbuhan tapi tidak setinggi apa yang diperkirakan, tapi kita tetap menginginkan shortfall-nya tidak lebih dari Rp150 (triliun). Jadi terus kita kejar satu persatu," terangnya.

Untuk menyikapi hal tersebut, lanjut Mardiasmo, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga akan menggelar rapat guna mengevaluasi aturan-aturan pajak yang telah dikeluarkan. "Besok Kamis kita akan rapat untuk bagaimana kita evaluasi aturan-atutan itu. Kan aturan sudah banyak dikeluarkan. Kita coba lihat, baik yang sifatnya stimulus termasuk yang holiday," tutur dia.

Dengan fungsi pajak sebagai budgeter serta untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerintah juga tidak ingin target pajak akan membuat pertumbuhan ekonomi melambat. Sehingga dibuatlah insentif dalam pajak, termasuk pendapatan masyarakat meningkat.

"Kita ingin balancing, satu sisi kita ingin meningkatkan penerimaan negara, satu sisi kita ingin membantu pertumbuhan ekonomi supaya tidak lesu. Kita juga ingin dengan tax invoice atau faktur tidak banyak lagi restitusi," pungkasnya.

Seperti diketahui, target penerimaan pajak sampai dengan Juli 2015 (semester I-2015 ditambah satu bulan) baru mencapai 41 persen atau setara Rp541,114 triliun dari target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015 sebesar Rp1.294,258 triliun.


(ABD)