Dipimpin Anis, PKS Kehilangan 17 Kursi, tapi Suara Bertambah 300 Ribu

K. Yudha Wirakusuma    •    Selasa, 11 Aug 2015 12:48 WIB
pks
Dipimpin Anis, PKS Kehilangan 17 Kursi, tapi Suara Bertambah 300 Ribu
Twitter Fahri Hamzah

Metrotvnews.com, Jakarta: Muhammad Sohibul Iman resmi menjabat sebagai Presiden PKS 2015-2020. Ia terpilih secara aklamasi. Sohibul Iman menggantikan Anis Matta yang menjadi Presiden PKS sejak 30 Januari 2013.

Sejumlah prestasi berhasil ditorehkan Anis Matta kepada partai berlambang bulan sabit ini. "Partai memang kehilangan 17 kursi di DPR, tetapi suara bertambah 300-an ribu," kata politikus PKS Fahri Hamzah dalam akun twitternya, Selasa (11/8/2015).

Anis Matta dinilai memimpin dalam krisis dan gelombang. Anis didaulat menjadi Presiden setelah hampir empat periode penuh menjadi Sekjen.

"Pidato pelantikannya takkan mudah kita lupakan. Berderai tangis seluruh kader yang mendengar. Kasus LHI (Luthfi Hasan Ishaaq dalam impor daging sapi) terus menghadang dalam kurun Februari - November 2013, pemeriksaan didramakan," paparnya.

Fahri mengatakan di bawah pimpinan Anis, kesulitan yang menerpa PKS dapat dilalui. Fitnah, caci maki dan boikot terus digalang, bahkan banyak kawan yang menghilang.

"Jangankan bicara uang. Para peneliti pun bilang partai ini akan hilang. Donasi tak datang. Kader akhirnya kembali pada semboyan bahwa "sunduquna juyubuna"," paparnya.

Saat ini Fraksi PKS masih ada 40 orang dan PKS ikut memimpin DPR dan MPR. Anis juga menjadi bagian yang memimpin pemenangan Prabowo dan Hatta Rajasa dalam Pilpres. "Memang belum menang, tetapi Koalisi Merah Putih terbentuk dan bertahan sampai sekarang," tukasnya.


(YDH)