Presiden Tak Ingin Gunakan Opsi Bumbung Kosong

Dheri Agriesta    •    Selasa, 11 Aug 2015 20:52 WIB
pilkada serentak
Presiden Tak Ingin Gunakan Opsi Bumbung Kosong
Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno/Ant/ANDIKA WAHYU.

Metrotvnews.com, Jakarta: Hingga penutupan tambahan bakal calon kepala daerah, tercatat empat daerah masih tidak memiliki calon. Meski demikian, opsi bumbung kosong ternyata tak masuk pertimbangan pemerintah untuk menyelamatkan pilkada serentak.

"Bumbung kosong dan perppu sampai saat ini tidak dipakai pemerintah. Presiden tidak menginginkan itu digunakan," kata Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhi Purdjiatno di Gedung Sekretariat Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2015).

Tedjo menyebut, pemerintah telah mengambil beberapa terobosan untuk menambah bakal calon kepala daerah di tujuh daerah yang masih memiliki calon tunggal. Salah satunya dengan menambah tenggat waktu pendaftaran.

Tapi, hal itu juga tidak membuat penambahan calon di empat daerah. Pemerintah pun tak akan melakukan hal lain selain kembali pada amanat undang-undang.

"UU mengatakan, yang mencalonkan hanya satu itu harus ditunda sampai 2017, ya kita ikuti UU itu. Karena tidak ada lagi celah hukum lagi, kesempatan lain lagi untuk menambah itu tadi," jelas Tedjo.

Sebelumnya, KPU menambah masa perpanjangan pendaftaran bakal calon di tujuh daerah. Dari masa penambahan waktu itu, tiga daerah pada akhirnya diikuti oleh lebih dari satu pasang, yakni Kabupaten Pacitan, Jawa Timur; Kota Surabaya, Jawa Timur; dan Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Sementara empat daerah lainnya tetap tak ada tambahan calon meski sudah ada perpanjangan masa waktu pendaftaran. Ke empat daerah itu: Kabupaten Timor Tengah Utara Nusa Tenggara Timur; Kota Mataram Nusa Tenggara Barat; Kabupaten Blitar; dan Kabupaten Tasikmalaya.


(REN)

Hakim Tolak Eksepsi KPK

Hakim Tolak Eksepsi KPK

54 minutes Ago

Itu berarti, proses praperadilan terhadap Novanto bakal dilanjutkan ke tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA