Rupiah Sepanjang Hari Ini Masih akan Singgah di Zona Merah

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 12 Aug 2015 07:54 WIB
kurs rupiah
Rupiah Sepanjang Hari Ini Masih akan Singgah di Zona Merah
Ilustrasi -- FOTO: ANTARA/ERIC IRENG

Metrotvnews.com, Jakarta: Awan gelap masih akan menyelimuti pergerakan rupiah. Harapan akan terbatasnya pelemahan rupiah tidak terjadi sehingga bisa terlibas dengan menguatnya laju dolar AS (USD).

"Kami melihat mata uang yang diharapkan saat ini dapat melawan dominasi USD, yaitu yuan. Pergerakannya saat ini cenderung melemah seiring dengan langkah Bank Sentral Tiongkok atau People's Bank of China (PBoC) mendevaluasi yuan atau dengan kata lain laju yuan diperlemahkan," jelas Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada dalam keterangan risetnya yang diterima Metrotvnews.com, Rabu (12/8/2015).

Reza menilai, kebijakan dari PBoC bagus untuk kegiatan ekspor Tiongkok. Ini dilakukan agar barang ekspor lebih kompetitif nilainya, namun sadar atau tidak Tiongkok tidak melihat efek sampingnya. Dengan melemahnya laju yuan, maka mata uang tandingan USD menjadi tidak ada.

"GBP, yen, euro, hingga rubel tidak mampu sebelumnya melawan USD seiring peliknya masalah internal ekonomi mereka. Jadi, melemahnya mata uang satu-satunya tandingan USD tentu berimbas negatif pada pergerakan mata uang emerging market, termasuk rupiah," ungkap dia.

Sebagaimana informasi sebelumnya, laju Rupiah masih mencermati sentimen yang akan muncul dan belum terlihat adanya sentimen yang cukup positif untuk membalikkan laju rupiah ke zona hijau. Meski demikian, dia berharap pelemahan yang terjadi dapat lebih terbatas untuk mengurangi potensi pelemahan rupiah.

Adapun laju rupiah menuju target support Rp13.542 per USD. Menurut Reza, dengan masih adanya tren pelemahan membuat peluang rupiah untuk berbalik positif menjadi terhalangi.

Dia pun masih berharap diberikan kesempatan satu kali lagi agar pelemahan yang terjadi dapat lebih terbatas untuk mengurangi potensi pelemahan lanjutan rupiah. "Dalam satu hari ini laju rupiah akan berada di level Rp13.555-Rp13.537 per USD (kurs tengah BI)," tutup dia.


(AHL)

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

4 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memberikan jawaban atas gugatan praperadilan Setya Nov…

BERITA LAINNYA