Anak Dituduh Gabung ISIS, Ayah Beri Pembelaan

Fajar Nugraha    •    Rabu, 12 Aug 2015 09:58 WIB
isis
Anak Dituduh Gabung ISIS, Ayah Beri Pembelaan
Foto: AFP

Metrotvnews.com, New Jersey: Seorang warga Yordania, Khader Saadeh, membela putranya di New Jersey, AS. Putranya tersebut dituduh berkomplot dengan orang lain untuk berjuang bersama kelompok militan ISIS.

Menurut sang ayah, putranya tersebut 'tidak punya maksud serius' bergabung dengan dengan kelompok militan itu.

Khader Saadeh berbicara kepada kantor berita Associated Press, sehari setelah putranya yang berusia 20 tahun, Nader didakwa di New Jersey mencoba membantu menyediakan tenaga pejuang bagi kelompok militan itu.

Nader ditahan setelah pihak berwenang menangkap kakak laki-lakinya, Alaa berusia 23 tahun dan warga New Jersey lainnya, Samuel Rahamin Topaz, usia 21 tahun, dengan tuduhan sama.

Kelompok ISIS, yang menguasai sepertiga baik wilayah Irak maupun Suriah, telah menarik ribuan pejuang asing untuk bergabung dengan mereka.

Ayah mereka, Saadeh mengatakan, Alaa mengatakan kepada keluarganya bahwa Nader akan melawat ke Suriah melalui Turki untuk bergabung dengan ISIS. Khaled Saadeh mengatakan, ia mendesak Nader agar datang ke Yordania, dan Nader tiba di sana pada 7 Mei 2015.

"Saya merasa nyaman sewaktu Nader tiba di Yordania dan yakin bahwa ia tidak punya maksud untuk terbang ke Turki, meskipun ia punya kesempatan untuk ke sana," kata Saadeh kepada Associated Press, seperti dikutip VOA Indonesia, Rabu (12/8/2015).

"Waktu itu saya mau memberitahu FBI mengenai maksud Nader, untuk melindunginya, tetapi semuanya sudah jelas ketika ia tiba di Yordania," tegasnya.

Menurut Saadeh Badan intelijen Yordania dua kali memanggil Nader untuk ditanyai sebelum menahannya pada 11 Mei.

Nader ditahan Yordania selama tiga bulan, dan keluarganya diperbolehkan mengunjunginya dua kali, kata Saadeh. Ia mengatakan, ia membaca dari media Amerika bahwa Nader telah dikirim pulang ke Amerika.


(FJR)