Luhut: Kalau Sudah Diangkat Presiden Baru Kau Kasih Selamat

Desi Angriani    •    Rabu, 12 Aug 2015 11:30 WIB
reshuffle kabinet
Luhut: Kalau Sudah Diangkat Presiden Baru Kau Kasih Selamat
Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan,-- Foto: MI/Galih Pradipta

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan tampak sumringah saat keluar dari Gedung Sekretariat Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Rabu (12/8/2015).

Ia cengengesan saat dikabarkan merangkap jabatan sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno.

"Kau udah angkat saya belum. Nanti kalau sudah diangkat presiden baru kau kasih selamat," kata Luhut yang enggan diberi ucapan selamat di Gedung Sekretariat Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Rabu (12/8/2015).

Sementara itu, anggota staf Kantor Kepresidenan Atmadji Sumarkidjo membenarkan pengumuman reshuffle kabinet digelar siang ini, seusai pelantikan Rano Karno sebagai Gubernur definitif Provinsi Banten.

"Iya nanti pukul 14.00 WIB," ucapnya di Gedung Bina Graha, Jalan Veteran, Jakarta, Rabu (12/8/2015).

Atmadji mengaku tak tau Luhut bakal dilantik sebagai Menkopolhukam. Ia memastikan Luhut akan sibuk seharian di Istana. "Lihat saja nanti, yang jelas Pak Luhut sibuk seharian," imbuh dia.

Berikut ini informasi enam formasi menteri baru di kabinet kerja:

1. Darmin Nasution akan menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian

2. Rizal Ramli akan menjabat sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman.

3. Kepala Staf Kepresiden Luhut Panjaitan digeser menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan.

4. Ekonom Tom Lembong menjadi Menteri Perdagangan.

5. Politikus senior PDI Perjuangan Pramono Anung dipercaya Presiden menjadi Menteri Sekretaris Kabinet.

6. Sofyan Djalil akan menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.


(MBM)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA