Terbukti Berikan Mahar Politik, Bawaslu Siap Gugurkan Pencalonan

Patricia Vicka    •    Rabu, 12 Aug 2015 13:08 WIB
pilkada serentak
Terbukti Berikan Mahar Politik, Bawaslu Siap Gugurkan Pencalonan
Foto: Ilustrasi kantor Bawaslu/Ant_M Risyal Hidayat

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Yogyakarta mengaku tak ragu menerapkan sanksi tegas bagi calon kepala daerah yang memberi mahar politik kepada partai politik. Calon kepala daerah yang terbukti memberi mahar politik dinyatakan gugur dari pencalonan.

"Kami akan menganulir capas (calon pasangan) kalau mereka terbukti memberikan mahar politik ke partai. Bukti diperkuat dengan ada keputusan pengadilan berkekuatan hukum," kata Koordinator Penindakan Pelanggaran Bawaslu Yogyakarta, Sri Werdiningsih kepada Metrotvnews.com, di Yogyakarta, Selasa (11/8/2015).

Sanksi tegas lainnya akan diberikan bagi capas yang terbukti melakukan tindak pidana. "Kalau ditemukan pelanggaran pidana saat pemilihan kami serahkan ke polisi," ujarnya.

Selama proses pilkada berlangsung Bawaslu DIY bekerjasama dengan Bawaslu kabupaten dan panwaslu akan terus melakukan pengawasan lapangan maupun pengawasan administratif.

"Kita akan hadir disetiap tahapan. Kita  juga melakukan pengawasan layar yakni surat menyurat untuk memberi peringatan, memberi rekomendasi dan meminta informasi. Kalau ada laporan dan temuan dugaan pelanggaran akan kita tindaklanjuti," jelasnya.

Berdasarkan hasil pantauan tim Bawaslu, telah ada beberapa pelanggaran-pelanggaran administrasi dalam proses pencalonan capres pekan lalu.

"Di Bantul ditemukan dokument salah satu calon yang tanggal lahirnya berbeda antara di KTP dengan dokumen lain. Langsung kami rekomendasikan untuk segera diperbaiki," kata Cici.

Sedangkan saat ini pelanggaran terbanyak yang ditemukan adalah pemutakiran data pemilih."Kami saat ini masih proses pencocokan dan penelitian data pemilih. Nanti akan disusun jadi daftar pemilih dan baru bisa kami selidiki," pungkasnya.


(TTD)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA