Luhut: Reshuffle Dirancang untuk Perkuat Ekonomi Nasional

Desi Angriani    •    Rabu, 12 Aug 2015 13:22 WIB
reshuffle kabinet
Luhut: <i>Reshuffle</i> Dirancang untuk Perkuat Ekonomi Nasional
Luhut Panjaitan. Antara Foto

Metrotvnews.com, Jakarta: Luhut Binsar Pandjaitan yakin susunan menteri baru di Kabinet Kerja dirancang untuk memperkuat ekonomi nasional. Dia menilai, reshuffle berbasis penilaian objektif.

"Saya pikir beliau (Presiden Joko Widodo) ingin membangun kerja sama lebih bagus, lebih solid menghadapi keadaan ekonomi seperti ini," kata Luhut di gedung Bina Graha, Jalan Veteran, Jakarta, Rabu (12/8/2015).

Menurut Luhut, sudah sepatutnya Jokowi merombak kabinet mengingat kondisi ekonomi dalam negeri terus memburuk. Kendati demikian, ia masih enggan mengungkap nama-nama yang akan diganti Presiden.

"Tidak elok kalau pun saya tahu, kemudian saya memberitahukan kalian (wartawan). Beliau (Presiden) belum mengumumkan," ucap Luhut bergegas ke Istana Negara.

Presiden Joko Widodo bakal mengumumkan reshuffle kabinet di Istana Negara seusai pelantikan Rano Karno sebagai Gubernur Provinsi Banten. Pantauan Metrotvnews.com, persiapan sudah tampak di Istana sejak pagi.

Ada enam jas yang terbungkus rapi dibawa masuk oleh seorang panitia. Mungkin enam jas ini bakal digunakan oleh enam menteri baru. Tampak juga dua tumpeng masuk melewati gerbang Istana Negara.

Luhut sendiri dikabarkan akan digeser dari jabatan Kepala Kepresidenan ke Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan.

Berikut ini informasi enam menteri baru di Kabinet Kerja:

1. Darmin Nasution akan menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

2. Rizal Ramli akan menjabat sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman.

3. Kepala Staf Kepresiden Luhut Panjaitan digeser menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan.

4. Ekonom Tom Lembong menjadi Menteri Perdagangan.

5. Politikus senior PDI Perjuangan Pramono Anung dipercaya Presiden menjadi Menteri Sekretaris Kabinet.

6. Sofyan Djalil akan menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.


(TRK)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA