Diaspora Indonesia Dorong Revisi UU Dwi Kewarganegaraan

Willy Haryono    •    Rabu, 12 Aug 2015 15:17 WIB
diaspora indonesia
Diaspora Indonesia Dorong Revisi UU Dwi Kewarganegaraan
Diskusi dwi kewarganegaraan diaspora (Foto: Willy Haryono/MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dwi kewarganegaraan atau kewarganegaraan ganda (dual citizenship) menjadi salah satu topik yang dibahas dalam kongres ketiga Diaspora Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2015).

Diaspora Indonesia ingin agar bisa berstatus dwi kewarganegaraan, yakni menjadi warga negara tempat mereka tinggal dengan tetap berstatus WNI.

"Dwi kewarganegaraan yang diusulkan Diaspora Indonesia bertujuan mempertahankan ke-Indonesia-an orang Indonesia," ucap Hamdan, perwakilan Diaspora Indonesia.

Menurut Diaspora Indonesia, usulan revisi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 yang mengatur kewarganegaraan sudah masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2015-2019.

Selama ini, Indonesia tidak mengizinkan warganya memiliki dwi kewarganegaraan. Warga yang tinggal di luar negeri harus memilih untuk menjadi WNI atau negara lain.

Terdapat aturan dwi kewarganegaraan terbatas. Anak keturunan WNI boleh memiliki kewarganegaraan ganda, namun harus memilih antara Indonesia dengan negara satunya lagi saat menginjak usia 18.
 


(FJR)