Harapan Saya Bisa Membuat Pak Jokowi Berhasil Jadi Seorang Presiden

Wanda Indana    •    Rabu, 12 Aug 2015 16:36 WIB
reshuffle kabinet
<i>Harapan Saya Bisa Membuat Pak Jokowi Berhasil Jadi Seorang Presiden</i>
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)--MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo telah melantik enam menteri baru dalam Kabinet Kerja Jokowi-JK di Istana Negara. Gubenur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama berharap, pergantian menteri dapat membantu Presiden menjalankan program-program pemerintah.

"Harapan saya bisa membuat pak Jokowi berhasil jadi seorang Presiden. Saya dulu membantu beliau jadi Gubernur, kan saya wakilnya," ujar Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2015).

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengaku dirinya mengenal enam manteri yang baru dilantik Presiden. Kendati demikian, suami Veronica Tan itu enggan mengungkapkan penilaian probadi terkait enam menteri tersebut.

"Saya sudah mengenal rata-rata menteri barunya. Saya enggak bisa menilai, tanya Presiden saja deh," kata Ahok.

Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan sekaligus melantik lima menteri baru dan satu pejabat setingkat menteri. Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada para pejabat sebelumnya karena sudah mendedikasikan diri kepada negara.

Rangkaian pengumuman yang dilanjutkan pelantikan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/8/2015) pukul 13.30 WIB. Lima menteri dan satu pejabat setingkat menteri baru itu adalah:

1. Darmin Nasution menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menggantikan Sofyan Djalil.

2. Rizal Ramli menjabat sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman menggantikan Indroyono Soesilo.

3. Luhut Binsar Panjaitan menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno.

4. Thomas Lembong menjadi Menteri Perdagangan menggantikan Rahmat Gobel.

5. Politikus senior PDI Perjuangan Pramono Anung menjadi Menteri Sekretaris Kabinet menggantikan Andi Widjajanto.

6. Sofyan Djalil menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional menggantikan Andrinof Chaniago.


(YDH)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA