Saham Energi & Apple Bangkit, Wall Street Menguat

Ade Hapsari Lestarini    •    Kamis, 13 Aug 2015 08:18 WIB
wall street
Saham Energi & Apple Bangkit, Wall Street Menguat
Ilustrasi -- Reuters/Carlos Barria

Metrotvnews.com, New York: Saham-saham di Amerika Serikat (AS) rebound karena saham energi dan Apple bangkit kembali. Hal ini terjadi di tengah kekhawatiran lanjutan perlambatan di Tiongkok.

Indeks energi S & P menguat 1,9 persen, karena investor mengambil perusahaan saham energi, didorong bouncing-nya harga minyak dari posisi terendahnya selama enam tahun.

Seperti diketahui, saham perusahaan energi telah tergulung dalam beberapa pekan terakhir di tengah kekhawatiran tentang Tiongkok, serta menyeret konsumen energi dan komoditas.

Saham Apple, di mana Tiongkok adalah pasar utamanya, juga berbalik arah setelah jatuh lebih dari 3 persen sebelumnya ke level terendah sejak Januari. Saham ini berakhir 1,5 persen menjadi USD115,24 dan merupakan faktor positif terbesar untuk semua tiga indeks utama.

Reuters melansir, Kamis (13/8/2015), indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,33 poin ke 17.402,51, indeks S & P 500 menguat 1,98 poin atau 0,1 persen ke 2.086,05, dan Nasdaq Composite menguat tipis 7,60 poin atau 0,15 persen menjadi 5.044,39.

Adapun dalam perdagangan antarsektor, saham keuangan menurun paling dalam, dengan indeks keuangan S & P .SPSY turun 0,8 persen. Analis mengatakan mata uang Tiongkok telah menciptakan ketidakpastian kapan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga.

Sekitar 8,2 miliar lembar saham berpindah tangan di bursa AS, di atas rata-rata harian sepanjang bulan ini sebesar 7,0 miliar lembar saham, demikian menurut data BATS Global Markets.


(AHL)