Dana Internal Jadi Sumber Utama Pembiayaan Properti Residensial

Angga Bratadharma    •    Kamis, 13 Aug 2015 13:29 WIB
bank indonesia
Dana Internal Jadi Sumber Utama Pembiayaan Properti Residensial
Bank Indonesia (MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, dana internal perusahaan tetap menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan properti residensial, sementara konsumen lebih memanfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dalam bertransaksi.

Mengutip laman BI, Kamis (13/8/2015), dari sisi pembiayaan, sebagaian besar responden (62,57 persen) mengungkapkan bahwa hingga saat ini dana internal perusahaan tetap menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan properti.

Berdasarkan komposisi, sumber pembiayaan pembangunan properti dari dana internal perusahaan sebagaian besar berasal dari modal disetor (36,52 persen), laba ditahan (34,17 persen), lainnya (27,08 persen), dan joint venture (2,22 persen).

Sementara itu, dari sisi konsumen, fasilitas KPR tetap menjadi pilihan utama dalam melakukan transaksi pembelian properti. Hasil survei mengindikasikan bahwa sebagian besar konsumen (72,20 persen) masih memiliki KPR sebagai fasilitas utama dalam melakukan transaksi pembelian properti residensial, terutama pada rumah tipe kecil dan menengah.

Dari sisi penyaluran kredit oleh perbankan, total KPR dan KPA pada kuartal II-2015 tercatat Rp324,85 triliun atau tumbuh sebanyak 1,39 persen (qtq), lebih tinggi dibandingkan 0,94 persen pertumbuhan di kuartal sebelumnya, namun lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan total kredit perbankan (2,13 persen qtq).

Dari total KPR yang dikucurkan oleh bank sejak Januari sampai dengan Juni 2015, sebanyak 8,19 persen Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memanfaatkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari pemerintah.

Pencapaian FLPP sampai dengan kuartal II-2015 mencapai Rp2,58 triliun dari target dana penyaluran di 2015 yaitu Rp5,10 triliun. Dengan demikian, terdapat dana sebesar Rp2,52 triliun yang belum dimanfaatkan oleh MBR.

Keuntungan menggunakan FLPP adalah MBR dapat memperoleh cicilan rumah dengan bunga tetap sebesar 5,00 persen dengan jangka waktu cicilan maksimum 20 tahun.


(ABD)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA