Jenazah Korban Pesawat Komala Air Papua Diterbangkan ke Jakarta

Ricardo Hutahaean    •    Kamis, 13 Aug 2015 13:54 WIB
pesawat jatuh
Jenazah Korban Pesawat Komala Air Papua Diterbangkan ke Jakarta
Foto: Suasana di Hanggar Tariku, Bandara Sentani, Jayapura/Metro TV_Ricardo Hutahaean

Metrotvnews.com, Jayapura: Jenajah Eka Wijaya Sumanta, kru pesawat Komala Air yang jatuh di Bandara Ninia Kabupaten Yahukimo, Papua, diterbangkan ke Jakarta, Kamis 13 Agustus. Jenazah diterbangkan dari Bandara Sentani, Jayapura, pukul 13.00 WIT.

Jenazah diterbangkan menggunakan pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 589. Jenazah dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pukul 17.00 WIB. Jenazah akan dibawa ke rumah duka di Grand View Karawaci, Cluster Fontana-Vista, Blok  C9 Nomor 46, Tangerang, Banten.

"Jenazah tadi jam 13.00 WIT sudah dikirim ke Jakarta menggunakan maskapai Sriwijaya, kebetulan rumah duka di Jakarta, jadi tiba nanti sekitar pukul 17.30 WIB," kata Manager Operasional Komala Air wilayah Papua, Kapten Imade Topan, ditemui di Hanggar Tariku, Bandara Sentani, Jayapura, Kamis (13/8/2015).

Saat ditanya mengenai evakuasi korban lainnya, Kapten Imade mengaku akan berkoordinasi dengan Komala Air. Saat ini korban dirawat di Rumah Sakit Wamena.

"Para korban, nanti saya koodinasikan Jakarta lagi, kami tidak bisa memastikan dulu, dari Jakarta kita dulu, yang penting para korban dulu sampai di rumah sakit, kita atasin, hak-haknya nanti kami koordinasikan dulu," ujarnya.

Rencana, pilot dan penumpang yang masih dirawat di RS Wamena akan dievakuasi ke RS TNI Marthen Indey Jayapura. Mereka akan dirawat secara khusus.

"Korban yang di rumah sakit, pilot sudah stabil tapi masih terbaring. Dua penumpang lainnya akan kita evakuasi hari ini," pungkasnya.

Sebelumnya, pesawat Komala Air jatuh di Bandara Ninia Kabupaten Yahukimo, Papua, Rabu (12/8/2015) pukul 10.00 WIT. Pesawat berpenumpang lima orang itu gagal lepas landas dari Bandara Ninia. Satu orang tewas dan empat penumpang lainnya luka-luka. Diduga pesawat jatuh akibat gangguan mesin.


(TTD)