Banyak PNS Tak Netral di Pilkada Serentak

Achmad Zulfikar Fazli    •    Kamis, 13 Aug 2015 15:29 WIB
pilkada serentak
Banyak PNS Tak Netral di Pilkada Serentak
Simulasi Pilkada di lapangan Lumintang, Denpasar. Foto: Antara/Nyoman Budhiana.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pegawai negeri sipil (PNS) di banyak daerah terindikasi bakal tak netral saat Pilkada Serentak 2015. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mendapat laporan banyak PNS terlibat dalam kegiatan politik praktis. 

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Daerah sering menemukan aparatur negara turut serta dalam kegiatan calon kepala daerah, mulai dari sekadar berpose bersama calon petahana hingga yang terang-terangan datang dalam acara deklarasi dan pendaftaran calon.

"Sudah lumayan banyak (laporan PNS yang terlibat). Nanti ada yang mau ketemu saya dari kabupaten, melaporkan keterlibatan sekda (sekretaris daerah). Banyaklah keterlibatan PNS ini," kata anggota Bawaslu Nasrullah di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2015).

Nasrullah mengatakan, modus PNS bervariasi untuk menyukseskan calon kepala daerah yang didukungnya. "Bermacam-macam (modusnya), ada yang terlibat dalam acara deklarasi, datang dalam pendaftaran. Ada yang menggunakan fasilitas pemerintah, seperti memasang baliho dengan foto sekda di dampingi petahana," jelas Nasrullah.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum mengkonfirmasi kebenaran temuan dari Bawaslu. Soedarmo, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, mengaku sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan dari Bawaslu mengenai keterlibatan PNS dalam kegaiatan politik praktis.

"Belum, belum. Makanya tadi saya minta data-datanya apa," kata Soedarmo.

Meski begitu, Soedarmo berjanji menindak tegas oknum PNS yang terbukti terlibat dalam Pilkada 2015. Tindakan disesuaikan dengan peraturan pemerintah (PP) No 53 Tahun 2010.

"Dalam Pemilu Kada ini kita harus mengambil tindakan tegas, ada teguran, sanksi penurunan pangkat, pencopotan jabatan dan lain-lain," jelas dia.


(SAN)