Sabam Sirait: Parpol di DPR jangan Merasa Jadi Pemimpin

Desi Angriani    •    Kamis, 13 Aug 2015 15:34 WIB
dpr
Sabam Sirait: Parpol di DPR jangan Merasa Jadi Pemimpin
Politikus senior Sabam Sirait,--Foto: Desi Angriani

Metrotvnews.com, Jakarta: Politikus senior PDI Perjuangan Sabam Sirait menilai kondisi politik saat ini cukup menyulitkan pemerintahan Jokowi-JK. Kondisi ini cuma bisa diselesaikan dengan kerja keras dan integritas.

"Kondisi sekarang ini berat, tapi kita percaya bisa mengatasinya. Asal ditempuh jujur dan bekerja keras," kata Sabam di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (13/8/2015).

Sabam berharap seluruh komponen bangsa, terutama partai politik, bersatu mendukung pemerintahan. Ia tak setuju jika Koalisi Merah Putih (KMP) disebut sebagai partai oposisi. Sebab, Kabinet Kerja bukan kabinet parlementer dan dasar UUD 1945 adalah gotong royong.

"Kita tidak mengenal opisisi, dasar kita gotong royong. Saya katakan ini bukan kabinet parlementer," tegas mantan anggota DPR ini.

Gedung MPR, DPR, dan DPD.--Foto: MI/Santoso

Ia menambahkan, "Jadi partai-partai di DPR jangan merasa dia memimpin. Yang berhak memberhentikan menteri cuma presiden. Kalau kita bersatu negeri ini akan baik". 

Sebelumnya, Sabam Sirait menerima anugerah tanda kehormatan Bintang Mahaputra dari Presiden Joko Widodo. Bagi Sabam penghargaan adalah sebuah beban. Bahkan ia rela ditangkap jika memiliki secuil kesalahan terhadap bangsa Indonesia.

"Ini pekerjaan berat buat yang memberikan atau menerima. Ya, saya bersedia ditangkap kalau memang ada secuil kesalahan saya untuk negara ini," kata Sabam kepada Metrotvnews.com di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (13/8/2015).

Anugerah tanda kerhomatan diserahkan kepada Sabam di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta. Pemberian ini merupakan hasil persetujuan sidang I Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan (Dewan GTK) periode Agustus 2015.

Pemberian Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra merujuk Pasal 28 ayat 2 UU No 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan. Personal yang menerima dianggap berjasa luar biasa di berbagai bidang, pengabdian dan pengorbanan di bidang sosial, politik, ekonomi, hukum, budaya hingga iptek serta darma bakti dan jasanya diakui secara luas di tingkat nasional hingga internasional.


(MBM)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA