Puncak Kemarau, Sepuluh Ribu Hektare Lahan Pertanian Ditanami Palawija

Patricia Vicka    •    Kamis, 13 Aug 2015 15:46 WIB
kekeringan
Puncak Kemarau, Sepuluh Ribu Hektare Lahan Pertanian Ditanami Palawija
Sawah di Dusun Mlakan, Kecamatan Pramanan, Sleman, mengering, Metrotvnews.com/ Patricia Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Sebagian wilayah di Yogyakarta memasuki puncak musim kemarau pada pertengahan Agustus 2015. Salah satunya wilayah Kabupaten Sleman.

Kabupaten yang berada di sisi utara Yogyakarta ini mengalami penurunan debit air. Penurunan debit air paling dirasakan di Kecamatan Prambanan. Banyak petani yang tak bisa bercocok tanam tanaman padi.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan, Widi Sutikno mengatakan, untuk tetap menjaga pendapatan para petani tak menurun signifikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan petani agar menanam tanaman palawija. Tanaman palawija dipilih karena tidak terlalu membutuhkan banyak air.

"Ada 10.000 Hektare lahan pertanian di Sleman yang beralih ke tanaman palawija," kata Widi, Kamis (13/8/2015).

Ia menambahkan, kemarau tahun 2015 ini kemungkinan masih akan berlangsung beberapa bulan ke depan. Ia memperkirakan kemarau yang terjadi sejak bulan April lalu, setidaknya akan terjadi hingga awal November nanti.

"Kami akan terus lakukan pemantauan lahan pertanian di Kabupaten Sleman," ujarnya.


(RRN)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

9 hours Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA