BI: TBS Sawit Belum Tentu Pengaruhi Inflasi

Antara    •    Kamis, 13 Aug 2015 15:54 WIB
bank indonesia
BI: TBS Sawit Belum Tentu Pengaruhi Inflasi
Bank Indonesia (MI/PANCA SYURKANI)

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau menyatakan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang kini mengalami tren terus menurun belum tentu memiliki pengaruh terhadap tingginya angka inflasi di Riau.

Asisten Direktur Ekonomi Moneter dan Keuangan Perwakilan BI Provinsi Riau Achmad Subarkah berpendapat, ajloknya harga TBS terutama dirasakan petani swadaya belum terlalu memberikan pengaruh besar terhadap perekonomian.

"Kita bisa kalkulasikan terlebih dulu seberapa luas kebun sawit milik masyarakat di Riau yang dikelola secara swadaya. Belum lagi warga di provinsi ini tergabung dalam kebun plasma juga banyak," terangnya, di Pekanbaru, Kamis (13/8/2015).

Achmad menjelaskan, terjadinya inflasi di Provinsi Riau disebabkan banyak faktor atau tidak hanya dari rendahnya harga jual TBS kepada agen sawit atau perusahaan pabrik kelapa sawit. Namun, penyebab inflasi dipengaruhi harga sembilan bahan pokok, perumahan, air, listrik, gas, bahan bakar, sandang, kesehatan, tranportasi dan kebutuhan hidup lainnya.

"Dalam catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, daerah ini memang dikenal sebagai salah satu wilayah penyumbang minyak sawit mentah (CPO) terbesar yang langsung diekspor ke berbagai negara tujuan," ungkapnya.

Harga tandan buah segar di Riau periode 12-18 Agustus 2015 untuk umur sepuluh tahun tercatat sebesar Rp1.397,68 per kilogram (kg) atau mengalami penurunan sebesar Rp62,26 per kg dibandingkan dengan harga sepekan sebelumnya tercatat Rp1.459,94 per kg.


(ABD)

KPK Periksa Chairuman Harahap untuk Tersangka Anang Sugiana

KPK Periksa Chairuman Harahap untuk Tersangka Anang Sugiana

1 hour Ago

KPK hingga saat ini terus mengusut terkait kasus korupsi pengadaan proyek KTP-el. Sejumlah…

BERITA LAINNYA