Krisis Petinju, Sulsel Berharap Kejurda Lahirkan Atlet Berkualitas

   •    Kamis, 13 Aug 2015 17:23 WIB
tinju
Krisis Petinju, Sulsel Berharap Kejurda Lahirkan Atlet Berkualitas

Metrotvnews.com, Makassar: Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia Sulawesi Selatan sedang mengalami krisis atlet yang dapat memperkuat tim dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIII di Jawa Barat, 10-19 September 2015.

Sekretaris Umum Pertina Sulsel Abdi Amahoru di Makassar, Kamis 13 Agustus, mengatakan, pihaknya saat ini baru mendapatkan lima atlet yang dinilai layak memperkuat Sulsel. Jumlah itu tentu belum cukup berdasarkan kuota yang diberikan penyelenggara yakni sebanyak delapan atlet.

"Kita memang harusnya sudah fokus dalam persiapan atlet mengingat jadwal pelaksanaan yang sudah dekat. Namun karena kuota yang belum terpenuhi sehingga terpaksa fokus terbagi untuk mencari atlet tambahan," jelasnya.

Untuk memenuhi kuota yang disediakan, pihaknya berharap bisa mendapatkan pada kejuaraan daerah antarpelajar se-Sulsel yang akan dilaksanakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel pada 21-23 Agutsus 2015 mendatang.

Pertina berharap dari pelaksanaan Kejurda 2015 itu dapat melahirkan banyak atlet yang memiliki kualitas dan layak memperkuat Sulsel di tiga kelas yang masih kosong, yakni kelas 56kg, 60kg dan 64 kilogram.

"Ini kesempatan bagi atlet daerah untuk memperkuat Sulsel di Popnas. Kami sengaja menjadikan Kejurda ini sebagai seleksi terakhir untuk mengakomodir atlet daerah yang selama ini belum terpantau," katanya.

Dispora Sulsel sebelumnya menyatakan hanya menargetkan masuk 10 besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIII di Jawa Barat. Untuk target tersebut sudah masuk dalam rencana jangka panjang Dispora Sulsel. Target ini juga dinilai cukup realistis jika melihat peningkatan kualitas atlet Sulsel belakangan ini.

Pada pelaksanaan Popnas di Jakarta, 12-20 September 2013 lalu, Sulsel yang berambisi meraih hasil maksimal harus puas menempati peringkat 15 dengan perolehan empat emas, enam perak dan enam perunggu.

Bahkan hasil ini membuat Sulsel kalah dari Papua sebagai wakil dari Kawasan Timur Indonesia (KTI). Kegagalan Sulsel tentu saja tak lepas dari hasil buruk sejumlah cabang yang
sempat menjadi unggulan merebut emas seperti karate, takraw, tinju, dan silat.

"Kami berharap Kejurda nanti bisa diikuti lebih banyak peserta sehingga kita bisa mendapatkan banyak pilihan untuk masuk tim Sulsel. Untuk daerah juga kita harapkan bisa mempersiapkan atlet secara maksimal agar membantu realisasi target," ujar Abdi.(ant)


(RIZ)