Organda: Belum Ada Regulasi yang Mengatur Ojek

Ilham wibowo    •    Jumat, 14 Aug 2015 03:48 WIB
gojek
Organda: Belum Ada Regulasi yang Mengatur Ojek
MTVN/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat Organisasi Angkutan Darat (DPP Organda) Ateng Aryono megatakan tranportasi yang menggunakan roda dua seperti ojek merupakan angkutan umum ilegal karena hingga kini belum ada regulasi yang mengatur.

"Sisi peraturannya tidak ada roda dua sebagai angkutan umum," tutur Ateng dalam disakusi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Kota Cerdas: Mengurus Transportasi Daerah di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2015) malam.

Ateng mengatakan, keberadaan ojek online merupakan kemajuan. Namun ia menyayangkan hingga saat ini regulasi belum ada untuk mengatur sedangkan jumlahnya semakin banyak.

"Bila tidak ada regulasi, bisa jamin keselamatan dari mana. Kalo dari sisi ketentuan (ojek) itu ilegal, tidak ada kata-kata lain. Dilema bagi Pemerintah Daerah karena seolah-olah tidak mampu menyediakan angkutan umum komersial yang cukup wajar kepada masyarakat," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Bina Sistem Transportasi Perkotaan (BSTP) Kementrian Perhubungan, Jujun Endah Wahyuningrum mengatakan kemajuan teknologi dapat meningkatkan kualitas kemajuan hidup manusia termasuk dalam hal transportasi. Namun, regulasi kendaraan roda dua sebagai transportasi umum yang kini maju dengan teknologi perlu terlebih dahulu diatur dalam pelayanan yang resmi.

"Aturan itu kewibawaan Pemerintah. Jangan hanya karena teknologi bisa menabrak aturan yang ada. Kami menyambut baik kehadiran teknologi, selama memudahkan masyarakat dan tertib aturan. Nanti kalu seandainya peraturan itu harus disempurnakan ya kita harus taati," tuturnya.


(OJE)