Saham Energi Datar, Wall Street Lesu

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 14 Aug 2015 07:37 WIB
wall street
Saham Energi Datar, Wall Street Lesu
Ilustrasi aktivitas di bursa Wall Street -- FOTO: Reuters/Brendan McDermid

Metrotvnews.com, New York: Saham-saham di Amerika Serikat (AS) berakhir lesu karena penurunan saham energi. Namun demikian, penjualan ritel dilaporkan rebound dan hasil laba Cisco lebih kuat dari yang diperkirakan.

Indeks energi S & P turun 1,4 persen, serta memimpin penurunan bagi indeks utama S & P 500, karena harga minyak mentah AS yang turun ke level terendahnya dalam 6,5 tahun. Sementara itu, indeks konsumen S & P .SPLRCD naik 0,6 persen, serta menjadi yang terbesar di antara 10 sektor utama S & P. Demikian seperti dilansir dari Reuters, Jumat (14/8/2015).

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 5,74 poin atau 0,03 persen menjadi 17.408,25, S & P 500 melemah 2,66 poin atau 0,13 persen ke 2.083,39, serta Nasdaq Composite melemah 10,83 poin atau 0,21 persen ke 5.033,56.

Seperti diketahui, penjualan ritel AS naik pada Juli, sementara tren klaim pengangguran mingguan menunjuk ke pasar kerja yang mengetat. Data tersebut mendukung pandangan Federal Reserve bisa menaikkan suku bunga pada awal bulan depan, serta mengimbangi spekulasi di dua sesi sebelumnya bahwa Fed bisa menunggu sampai Desember untuk menaikkan suku bunga setelah Tiongkok mendevaluasi mata uangnya.

Tetapi, pasar saham juga tetap merasa gelisah atas Tiongkok. Sumber Reuters mengatakan bahwa beberapa suara yang kuat dalam pemerintahan mendorong devaluasi yuan lebih dalam untuk membantu perjuangan eksportir Tiongkok.

"Pasar masih menyesuaikan diri dengan devaluasi mata uang Tiongkok. Jelas, banyak yang menciptakan ketidakpastian, dan orang-orang tidak yakin bagaimana akan bermain keluar," kata kepala strategi pasar JonesTrading, Michael O'Rourke.

Sementara itu, saham Cisco menjadi salah satu pendukung penguatan Wall Street di mana melonjak 2,9 persen menjadi USD28,70. Saham ini memberikan dorongan terbesar ke Nasdaq dan S & P 500.

Sekitar 6,2 miliar lembar saham berpindah tangan di bursa AS, dibandingkan dengan rata-rata harian sampai saat ini sebesar 7,1 miliar lembar saham, demikian menurut data dari BATS Global Markets.


(AHL)

KPK Diam-diam Sudah Periksa Ajudan Novanto

KPK Diam-diam Sudah Periksa Ajudan Novanto

3 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diam-diam sudah memeriksa ajudan Setya Novanto, AKP Reza Pah…

BERITA LAINNYA