214 Penyelidik Nuklir Militer Tiongkok Selidiki Ledakan Tianjin

Fajar Nugraha    •    Jumat, 14 Aug 2015 08:41 WIB
ledakan tiongkok
214 Penyelidik Nuklir Militer Tiongkok Selidiki Ledakan Tianjin
Ledakan di Tianjin (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Tianjin: Penyelidik masih terus mencari petunjuk terkait ledakan di Pelabuhan Tianjin, Tiongkok. 214 penyelidik nuklir militer Tiongkok dikerahkan dalam penyelidikan ini.

Ledakan yang melanda gudang yang menyimpan bahan kimia beracun dan gas tersebut, telah menewaskan setidaknya 50 orang. Diantara korban tewas adalah 12 petugas pemadam kebakaran.

Selain menewaskan 50 orang, insiden ini juga melukai 700 orang lainnya. 71 di antara korban luka dikabarkan dalam kondisi kritis.

Dahsyatnya ledakan dari gudang di pelabuan terbesar ke sepuluh di dunia itu, dapat dilihat dari satelit di luar angkasa. Bahkan guncangan ledakan terdeteksi di sensor gempa bumi.

"Satu tim dari lembaga International Atomic Energy Agency (IAEA), badan respons darurat Beijing dan juga 214 ahli nuklir dan biokimia militer Tiongkok melakukan penyelidikan di Tianjin," sebut pihak Xinhua, seperti dikutip Reuters, Jumat (14/8/2015).

Akibat ledakan ini, ribuan warga dipindahkan ke 10 sekolah terdekat. Hal tersebut terpaksa dilakukan setelah bangunan apartemen dan rumah rusak parah.

Sedangkan wilayah luas dari pelabuhan itu hancur lebur, bahkan kontainer besi terlempar bak korek api ketika ledakan terjadi. Dua titik api masih tampak terlihat pada Kamis (13/8/2015).

Gudang yang meledak itu pada dasarnya didesain untuk menyimpan bahan kimia berbahaya dan beracun. Menurut laporan, gudang itu berisi asam nitrat, potasium dan kalsium karbit saat ledakan terjadi.


(FJR)