61 Tewas Akibat Gelombang Panas di Mesir

Fajar Nugraha    •    Jumat, 14 Aug 2015 08:57 WIB
mesir
61 Tewas Akibat Gelombang Panas di Mesir
Warga di Mesir dihadapkan pada gelombang panas (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Kairo: Gelombang panas menerpa Mesir. 61 orang dilaporkan tewas akibat gelombang panas tersebut.

Ratusan orang lainnya dirawat di rumah sakit di Mesir. Beberapa kota di negara itu pun merasakan gelombang panas dengan suhu yang terasa seperti 70 derajat celcius.
 
Musim panas tahun ini telah menewaskan banyak orang lain di seluruh wilayah Timur Tengah, dengan suhu rata-rata di atas 40-an derajat Celcius, bahkan kadang-kadang mencapai 50-an derajat Celcius.
 
Di antara korban tewas diketahui merupakan warga lanjut usia, tahanan, dan pasien rumah sakit jiwa.

Berdasarkan pengamatan seorang peneliti senior di Kairo, Ziad Akl, gelombang panas juga memiliki konsekuensi lainnya, yaitu memisahkan kelompok masyarakat di Timur Tengah secara ekonomi.

"Hal ini semakin menyoroti adanya kesenjangan sosial yang besar antar kelompok masyarakat di Timur Tengah, khususnya di negara-negara yang tidak sekaya negara-negara Teluk. Seperti di Mesir misalnya, (gelombang panas) ini makin memisahkan kelompok masyarakat," kata Akl, seperti dikutip VOA Indonesia, Jumat (14/8/2015).
 
Dia menjelaskan bahwa warga kaya di Mesir menghindari gelombang panas dengan pergi ke pantai atau tinggal di dalam ruangan yang memiliki pendingin ruangan. Sementara, warga miskin berusaha mendinginkan diri di tempat-tempat umum, seperti air mancur umum.  

Cuaca panas dan prasarana umum yang buruk di Mesir serta krisis keamanan di kawasan juga memicu praktik yang di luar kebiasaan. Beberapa warga berusaha semakin dekat dengan ajaran agama, sementara warga lainnya justru menyalahkan cuaca. Bahkan muncul teori konspirasi yang tidak masuk akal di kalangan warga bahwa pemerintah sengaja menyebabkan cuaca yang panas untuk meningkatkan produksi minyak.

"Walaupun kedengarannya konyol, namun saya melihat banyak juga orang yang mempercayai hal itu," sebutnya.

Sementara di Irak, gelombang panas memicu aksi protes baru-baru mengecam korupsi pemerintah yang dianggap mengakibatkan pemadaman listrik pada hari-hari yang panjang di tengah musim panas. Ribuan warga turun ke jalan dalam aksi protes di ibu kota Baghdad, mendorong pemerintah Irak berjanji akan melakukan reformasi luas untuk mengatasi hal ini.


(FJR)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA